JAYAPURA –
**Borneonews - Sentani**, Pemerintah Kabupaten Jayapura di Papua sedang melakukan langkah proaktif untuk melindungi dan mengembangkan sektor transportasi di wilayahnya. Melalui Dinas Perhubungan, upaya ini bertujuan untuk meningkatkan layanan bagi masyarakat, khususnya orang asli Papua (OAP). Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura, Alfons Awoitauw, menjelaskan bahwa proteksi transportasi sangat penting agar masyarakat Papua dapat menikmati akses yang lebih baik. Hal ini juga dapat memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD) yang dimiliki oleh pemerintah setempat. Pada hari Selasa, Pemkab Jayapura merayakan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2024 dengan menggelar upacara di Kantor Dinas Perhubungan setempat. Dalam acara tersebut, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Jayapura, Delila Giay, bertugas sebagai Inspektur upacara. Menurut Alfons, peran Kementerian Perhubungan Republik Indonesia seharusnya tidak hanya sebagai mitra, tetapi juga sebagai bagian integral dalam otonomi daerah dalam hal perlindungan transportasi di Papua. Ia mengungkapkan bahwa langkah proteksi ini berkaitan erat dengan peningkatan sumber daya manusia (SDM) serta komitmen terhadap pemenuhan kebutuhan OAP. "Di sini, kami sedang berusaha jelas dalam membangun sistem transportasi yang mampu memberikan akses yang seluas-luasnya bagi OAP untuk meningkatkan kesejahteraan mereka," ungkapnya. Ia menekankan pentingnya keterlibatan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) dalam proses pembangunan, sehingga kebijakan yang diterapkan bisa lebih terarah dan efektif. Alfons mengharapkan bahwa jika kebijakan tersebut diberikan dengan jelas, maka pihaknya akan bekerja sesuai dengan harapan pemerintah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab Dinas Perhubungan. Ia juga menambahkan, sangat penting untuk menjalin kerja sama yang baik antara Kementerian Perhubungan dengan pemerintah daerah baik di tingkat provinsi, kabupaten, maupun kota. "Kerja sama ini akan memastikan bahwa usulan dari pemerintah daerah terkait peningkatan transportasi, baik darat, laut, maupun danau, dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan yang berarti," tuturnya. ANTARA