**Borneonews - Jakarta**, Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, menekankan bahwa hubungan industrial dan jaminan sosial bagi tenaga kerja memegang peranan krusial dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045. Ia juga menjelaskan pentingnya kedua aspek tersebut untuk menghadapi perubahan yang terjadi di pasar kerja yang semakin fleksibel akibat kemajuan teknologi.
Dalam sebuah acara Rapat Koordinasi Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Pemerintah Daerah dan Pusat yang berlangsung di Jakarta, Ida menegaskan bahwa dinamika hubungan industrial saat ini sangat berbeda dibandingkan dengan dekade yang lalu. Kondisi ini menunjukkan bahwa hubungan industrial semakin berkembang seiring dengan perubahan zaman.
Perkembangan ekonomi yang pesat serta kemajuan teknologi setiap tahun diharapkan dapat diimbangi dengan perbaikan dalam struktur tenaga kerja. Hal ini dianggap penting untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045 yang diimpikan.
Ida menyoroti salah satu perubahan penting yang harus diadopsi yaitu perlunya memberikan kepastian perlindungan kepada pekerja yang terlibat dalam *platform* digital, serta bagi mereka yang bekerja dengan kontrak atau perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT). Perubahan ini menjadi krusial, terutama ketika tren pekerjaan dengan kontrak jangka pendek semakin meningkat.
Dengan berbagai tantangan serta isu terkait hubungan industrial dan jaminan sosial, komunikasi dan koordinasi dari seluruh pihak yang terlibat menjadi sangat penting. Ia menambahkan, kerja sama yang melibatkan tiga elemen, yaitu pemerintah, pengusaha, serta pekerja atau buruh, harus dijalin untuk menciptakan hubungan industrial yang tidak hanya harmonis, tetapi juga adaptif dan adil.
Selain itu, sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah juga sangat diperlukan guna menghadapi kondisi ketenagakerjaan yang terus bertransformasi. Ida menyatakan bahwa melalui kerjasama yang baik antara pemerintah pusat dan daerah, proses penyusunan serta pelaksanaan berbagai kebijakan diharapkan dapat berlangsung dengan lancar dan sesuai sasaran yang diinginkan.
ANTARA
Peran Penting Hubungan Industrial Hadapi Perubahan Pasar Kerja
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun di Tengah Gejolak Pasar Modal
Bank Mandiri Beri Nilai Tambah ke Pemegang Saham Lewat Dividen-Buyback
Klinik Bersalin di Palangka Raya Bisa Terbitkan KIA hingga Perubahan KK untuk Anak Baru Lahir
Maidi Divonis 5 Tahun dalam Perkara Pemerasan Berkedok CSR
Harga Cabai Rawit Merah Rp90 Ribu per Kg, Pemkab Kobar Siapkan Bantuan Bibit
OJK Gencar Edukasi Keuangan di Kalangan Pemuda Cegah Rekening Dormant
Komentar (0)
Memuat komentar…







