TANJUNG SELOR –
**Borneonews - Tarakan**, Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang, mengungkapkan bahwa keberadaan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) memiliki peran yang sangat signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan para petani dan nelayan di wilayah Kalimantan Utara. Menurutnya, KTNA berfungsi sebagai salah satu organisasi kunci yang berdedikasi untuk mendorong perkembangan kesejahteraan di sektor pertanian dan perikanan. Dalam sebuah acara di Nunukan, Zainal menyatakan harapannya agar KTNA dapat terus berupaya meningkatkan kapasitas anggotanya serta aktif berkontribusi dalam pembangunan sektor pertanian di Kaltara. Pada tanggal 16 September, beliau secara resmi mengukuhkan pengurus KTNA Kaltara untuk periode 2024–2029 di Desa Tanjung Aru, Sebatik Timur. Gubernur mengucapkan selamat kepada para pengurus baru yang terpilih melalui Rembug Paripurna KTNA yang diadakan pada 5 September 2024 di Tarakan. Ia menekankan betapa pentingnya peran KTNA dalam menciptakan kemajuan bagi petani dan nelayan setempat. Zainal juga membagikan informasi mengenai prestasi di sektor pertanian di Kaltara, khususnya di Pulau Sebatik. Selama musim panen yang berlangsung dari bulan April hingga September 2024, Sebatik berhasil memproduksi 861,6 ton gabah kering giling. Jumlah ini merupakan sekitar 13,10 persen dari total produksi padi Kaltara, yang mencapai 6.579 ton. Kehadiran KTNA, menurut Zainal, menunjukkan kesadaran yang terus berkembang tentang pentingnya pembangunan pertanian di Kalimantan Utara, terutama di Pulau Sebatik. Dia menggambarkan sinergi antara KTNA dengan pemerintah sebagai hal yang sangat vital untuk kemajuan sektor pertanian di daerah ini. Lebih lanjut, Zainal berharap agar KTNA dapat menjaga komunikasi yang baik dengan pemerintah. Ia menegaskan bahwa kedua pihak memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk memajukan sektor pertanian di Kaltara demi kesejahteraan masyarakat yang lebih baik. ANTARA