**Borneonews - Jakarta**, Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, mengusulkan agar Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang sedang dalam tahap pembangunan di Johar Baru, Jakarta Pusat, dapat dimanfaatkan untuk pertanian perkotaan atau *urban farming*. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas ruang hijau sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Heru menegaskan pentingnya keberadaan RTH tidak hanya sebagai ruang resapan air dan tempat parkir pohon, tetapi juga sebagai lokasi untuk membudidayakan pertanian. Dalam acara peletakan batu pertama atau *groundbreaking* RTH Johar Baru yang berlangsung di Jalan Kramat Jaya Baru IV, Heru mengharapkan bahwa masyarakat dapat memanfaatkannya untuk berbagai aktivitas, termasuk berolahraga, bermain, dan bercocok tanam.
Menurut penjelasan Heru, revitalisasi lahan yang dulunya digunakan sebagai teater ini dimaksudkan untuk mengembalikan fungsinya agar bermanfaat bagi warga di sekitarnya. RTH ini diharapkan dapat menampung aktivitas positif yang mempererat hubungan antarsesama warga.
Heru berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan RTH di Johar Baru pada akhir tahun 2024. Dia juga menyiratkan perhatian terhadap lahan-lahan kosong lainnya di Jakarta yang sebaiknya dihijaukan dan dimanfaatkan untuk mendidik masyarakat dan anak-anak sekolah tentang manfaat bercocok tanam. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sayur dan bahan makanan rumah tangga.
Sebelumnya, Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Pusat, Mila Ananda, menjelaskan bahwa bangunan RTH yang akan dibangun seluas 982 meter persegi ini akan dirancang untuk menyisakan 20 persen ruang terbuka biru, sementara sisanya akan dimanfaatkan sebagai ruang interaksi sosial, lahan untuk *urban farming*, area hijau, serta fasilitas olahraga seperti lintasan jogging atau *jogging track*.
Mila menambahkan bahwa kawasan RTH ini akan didukung dengan berbagai jenis tanaman pelindung dan hias, serta kolaborasi dengan Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Pusat untuk menciptakan tempat penampungan air atau embung. Selain itu, RTH juga akan diisi dengan lahan *urban farming* yang dirancang dengan bantuan Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Perikanan.
Fasilitas lain yang akan disediakan berupa ruang serbaguna dan pendopo, yang dapat digunakan untuk kegiatan posyandu, tempat ibadah, pengajian, serta pertemuan warga. Dengan semua fasilitas tersebut, diharapkan RTH Johar Baru dapat menjadi pusat kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat setempat.
ANTARA
Ruang Terbuka Hijau Johar Baru Didesain untuk Pertanian Perkotaan
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Bobon Santoso Sajikan 3.000 Porsi Makanan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla di Tumbang Nusa
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Puncak BIK 2026 di Kobar, Pemkab Dorong Akses Keuangan Menjangkau UMKM hingga Desa
Komentar (0)
Memuat komentar…







