BATAM –
**Borneonews - Batam**, Pemerintah Kota Batam, yang terletak di Kepulauan Riau, mengajak partisipasi 40 industri kecil dan menengah (IKM) untuk mempromosikan produk-produk mereka di Sentra Oleh-Oleh Batam yang berada di Mega Mall, Batam Center. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk menyediakan pilihan belanja bagi para pengunjung yang mencari jajanan khas Batam. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau, menjelaskan bahwa lokasi sentra oleh-oleh yang dekat dengan pelabuhan internasional ini diharapkan mampu menarik minat pengunjung untuk berbelanja. Gustian mencontohkan bahwa Sentra Oleh-Oleh Batam ini merupakan pusat jajanan kedua setelah sebelumnya beroperasi di MB2. Setelah kontrak dengan lokasi sebelumnya selesai, sentra baru ini dipilih karena potensi yang lebih besar dalam menarik pengunjung. Untuk meningkatkan visibilitas Sentra Oleh-Oleh Batam, pihaknya akan mencetak dan mendistribusikan brosur serta melakukan imbauan kepada wisatawan agar lebih banyak yang singgah dan membuat pembelian. "Semakin banyak brosur yang kami sebarkan, diharapkan akan semakin banyak pengunjung yang datang ke sentra ini," ungkapnya. Gustian menambahkan bahwa sentra oleh-oleh ini berada di bawah naungan Dekranasda dan Disperindag Kota Batam. Ia memastikan bahwa semua produk IKM yang tersedia di luar ini memiliki harga yang terjangkau bagi konsumen. "Kami baru memulai, jadi harga-harga kami masih bersahabat. Kualitas yang ditawarkan pun tentunya sangat baik," jelasnya. Di antara berbagai produk IKM yang bisa ditemukan di Sentra Oleh-Oleh Batam, terdapat beragam pilihan, mulai dari makanan olahan, produk fesyen, hingga berbagai kerajinan tangan yang khas. Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin Hamid, juga menyampaikan bahwa sentra ini diharapkan dapat menjadi daya tarik baru bagi wisatawan domestik maupun mancanegara, terutama yang mencari oleh-oleh. Jefridin berharap, dengan adanya sentra ini, para pelaku IKM akan semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas produk mereka sehingga bisa menjadi pilihan utama bagi para wisatawan. "Ini dapat menjadi magnet baru bagi pengunjung yang datang ke Batam. Kami berharap para pelaku IKM dapat menghasilkan produk yang lebih baik, sehingga menjadi pilihan yang tepat bagi masyarakat yang mencari oleh-oleh," tuturnya. ANTARA