PEKANBARU –
**Borneonews - Bengkalis, Riau**, Sebuah insiden terjadi di Pelabuhan Bengkalis, ketika sebuah kapal tongkang yang membawa ribuan ton kayu akasia mengalami masalah. Kapal tongkang ini, yang dipandu oleh *Tug Boat* bernomor TD 2451, diduga mengalami kebocoran di bagian lambungnya. Akibatnya, kapal tersebut terjebak di Dermaga Roro Air Putih pada hari Selasa. Kepala Bidang Pelayaran Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis, Edi Kurniawan, mengonfirmasi kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa meskipun kapal tongkang tersebut mengalami kerusakan, kondisi dermaga yang baru saja selesai direnovasi tidak mengalami dampak negatif. Menurut Edi, pihaknya belum memperoleh informasi lengkap mengenai identitas kapal maupun tujuannya. Namun, dari posisi kapal yang terjebak dan terlihat miring, terdapat indikasi bahwa muatan kayu telah tumpah. "Kami memperkirakan kapal tongkang ini mengalami kebocoran," ujar Edi. Akibat tumpahan kayu yang terjadi, aktivitas penyeberangan Roro Bengkalis-Sungai Pakning terpaksa dihentikan sementara. Langkah ini diambil demi keselamatan serta mencegah gangguan pada muatan kapal lainnya. Edi menambahkan, "Kami mendapatkan perintah dari Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) untuk menghentikan sementara operasional kapal Roro akibat tumpahan kayu di dermaga." Saat ditanya mengenai kapan layanan Roro akan kembali beroperasi, Edi menyatakan bahwa ia belum bisa memberikan kepastian. Operasi akan dilanjutkan setelah adanya instruksi dari BPTD dan kayu yang berserakan dapat diangkut kembali ke dalam kapal. Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Bengkalis menanggapi situasi kapal tongkang yang terjebak. Sementara itu, Kapten dari *Tug Boat* TS 2451 sedang menjalani pemeriksaan oleh pihak Polisi Air Kepolisian Resor Bengkalis untuk memberikan keterangan lebih lanjut mengenai insiden ini. ANTARA