SURABAYA –
**Borneonews - Trenggalek**, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, memberikan apresiasi terhadap transformasi yang terjadi di kawasan nelayan Pantai Joketro. Menurutnya, perubahan ini menghasilkan wilayah yang lebih bersih dan menarik untuk dikunjungi, berkat partisipasi dalam program Kampung Nelayan Maju atau *KALAJU* yang diluncurkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan. Pernyataan positif tersebut diungkapkan Bupati Trenggalek setelah meresmikan program *KALAJU* di Pantai Joketro, yang terletak di Kecamatan Panggul. Program ini berfokus pada perbaikan tata ruang dan peningkatan kebersihan lingkungan, sekaligus mengubah tampilan kampung nelayan di daerah pesisir menjadi lebih teratur, asri, dan bersih. "Keberadaan Kampung Nelayan Maju bukan hanya sekadar menciptakan lingkungan yang tertata. Namun, ini juga mencerminkan kemajuan dalam peradaban dan pola pikir masyarakat setempat," ujar Bupati. Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan. Bupati mendorong mereka untuk menanam sayuran di pekarangan rumah sebagai salah satu langkah mendukung program pemerintah tentang pola makan bergizi, yang diharapkan dapat terpenuhi dari hasil pertanian lokal. "Jika kita melihat negara-negara maju, tidak ada yang memiliki kebersihan yang buruk. Tidak ada toilet kotor, sungai yang dipenuhi sampah, atau lingkungan yang kumuh," tandasnya. Bupati juga menekankan bahwa langkah ini sejalan dengan program *Adipura Desa* yang diinisiasi oleh pemerintah Kabupaten Trenggalek. Pemerintah berencana memberikan insentif fiskal bagi daerah yang berhasil menjaga kelestarian lingkungan mereka dengan baik. Rencana ini akan diperluas hingga tingkat rukun tetangga, dan kolaborasi antara *KALAJU* dan *Adipura Desa* diyakini dapat memberikan dampak positif kepada masyarakat. "Syarat untuk suksesnya program ini sangat sederhana, yaitu cinta terhadap kampung dan lingkungan, menjaga kebersihan, serta yang terpenting, bekerja sama dengan gotong royong," pungkasnya. ANTARA