**Borneonews - Batam**, Hujan deras yang disertai angin kencang melanda Kota Batam pada hari Selasa sekitar pukul 18.30 WIB. Angin bertiup dengan kecepatan mencapai 29 knot, yang setara dengan sekitar 46 km/jam. Peristiwa ini telah mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan kerusakan pada ornamen kubah Masjid Agung Raja Hamidah.
Dari pantauan, kawasan Batam Center menjadi salah satu wilayah yang sangat terdampak. Para pengunjung di Megamall Batam terlihat panik ketika angin secara tiba-tiba bertambah kencang. Dengan cepat, pengunjung yang berada di area parkir berlarian menuju ke dalam mall untuk melindungi diri, khawatir akan kemungkinan adanya benda yang terbang atau pohon tumbang.
Akibat angin kencang, kerusakan tidak dapat dihindari. Beberapa papan iklan dari tenant di mal jatuh, dan sampah dari dedaunan bertebaran masuk ke dalam mall. Selain itu, papan bunga yang terletak di sepanjang Jalan Ahmad Yani juga tidak luput dari terjangan angin.
Fenomena cuaca ekstrem ini turut menyebabkan sejumlah pohon tumbang di kawasan industri Panbil, Muka Kuning, dan Sei Beduk. Hal ini mengganggu arus lalu lintas di area tersebut. Kapolsek Sei Beduk, Iptu Fikri Rahmadi, menyatakan bahwa pihak kepolisian telah melakukan monitoring terhadap situasi ini, meskipun mereka belum dapat memberikan informasi yang pasti mengenai jumlah kerusakan maupun apakah ada korban jiwa.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat beserta angin yang dapat membahayakan. Peringatan tersebut dikeluarkan pada pukul 17.40 WIB khusus untuk wilayah Kepulauan Riau.
Daerah-daerah yang diperkirakan akan mengalami kondisi cuaca serupa mencakup Kabupaten Karimun, khususnya di area Meral, Tebing, dan Meral Barat. Selanjutnya, di Kabupaten Natuna, wilayah yang berpotensi terkena dampak adalah Midai, Bunguran Barat, Bunguran Utara, Bunguran Batubi, dan Suak Midai. Dalam Kabupaten Lingga, kawasan yang mungkin terdampak adalah Lingga, Senayang, Lingga Utara, dan Singkep Pesisir.
Di Kabupaten Kepulauan Anambas, Siantan Selatan juga berada dalam lokasi yang perlu diwaspadai. Di Kota Batam, area Belakang Padang dan sekitarnya juga berpotensi mengalami kondisi cuaca yang sama. Sementara di Kabupaten Bintan, daerah seperti Gunung Kijang, Bintan Timur, Bintan Utara, Telok Sebong, Toapaya, Mantang, dan Bintan Pesisir berisiko mengalami hujan dengan angin.
Kondisi serupa juga meluas ke Kabupaten Karimun dan Natuna, dengan sejumlah daerah yang perlu diperhatikan seperti Bunguran Timur, Subi, Pulau Laut, dan Bunguran Selatan. Prakirawan BMKG, Andini, menjelaskan bahwa cuaca buruk ini disebabkan oleh awan *Cumulonimbus* yang bergerak dari arah barat memasuki Kota Batam dan bergerak menuju timur hingga Bintan dan Tanjungpinang.
Berdasarkan pengamatan yang kami lakukan saat kejadian, kecepatan angin yang tercatat adalah sebesar 29 knot, ungkap Andini.
ANTARA
Hujan dan Angin Kencang Serang Batam, Sebabkan Kerusakan dan Kepanikan
Bagikan:

BATAM –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran di Sungai Andai Banjarmasin, Dua Rumah Terdampak
BPBD Kapuas Sampaikan Duka atas Meninggalnya Warga yang Kerap Bantu Padamkan Karhutla
Seorang Pria Meninggal Dunia Saat Salat Jum'at di Masjid Al Hidayah Banjarmasin
Bayi Laki-Laki Ditemukan di Pelataran Musala di Kotabaru
Warga Kasongan Dihebohkan Penemuan Mayat Membusuk di Parit Jalan DI Panjaitan
Topan Champi Ancam Taiwan, Sekolah dan Perkantoran Ditutup di 20 Wilayah
Komentar (0)
Memuat komentar…







