**Borneonews - [Jawa Tengah dan Jawa Timur]**, TNI dan Polri melakukan kegiatan pendidikan gabungan bagi lebih dari seratus bintara di beberapa lokasi pelatihan TNI. Kegiatan ini berlangsung di Kompleks Skadron Pendidikan (Skadik) Lanud Adi Soemarmo, Jawa Tengah, serta di Pusat Latihan dan Pendidikan Dasar Kemiliteran di Jawa Timur.
Menurut pernyataan resmi dari Penerangan Lanud Adi Soemarmo dan Pusat Penerangan TNI, pendidikan gabungan ini di dalam program Pendidikan dan Latihan (*Diklat*) Integrasi Kampus Kebangsaan TNI-Polri Tahun Anggaran 2024. Program ini berlangsung sejak 17 September hingga 21 September 2024.
Di Kompleks Skadik Lanud Adi Soemarmo, Karanganyar, pada hari pembukaan Diklat, acara tersebut dipimpin oleh Direktur Pendidikan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI Angkatan Udara, Marsekal Pertama TNI Ferdinand Roring. Dalam kesempatan itu, Roring membacakan amanat Komandan Kodiklatau, Marsekal Madya TNI Arif Mustofa, yang ditujukan kepada para peserta dari TNI dan anggota Polri.
Arif Mustofa dalam amanatnya menjelaskan bahwa tujuan dari pendidikan gabungan ini adalah untuk meningkatkan soliditas dan menjaga hubungan harmonis antara prajurit TNI dan anggota Polri. Hal ini diharapkan berlangsung tidak hanya selama masa pendidikan tetapi juga saat mereka kembali bertugas di satuan masing-masing.
Lebih jauh, Arif menyatakan harapannya agar sinergi antara kedua institusi tetap terjaga secara berkelanjutan. Dengan demikian, TNI dan Polri dapat membangun kerja sama yang kokoh di berbagai tingkatan demi menjaga keamanan dan ketertiban nasional.
Tahun ini, Diklat Integrasi di Kompleks Skadik Lanud Adi Soemarmo diikuti oleh Prajurit Siswa Sekolah Pertama Bintara Prajurit Karier TNI Angkatan Udara Angkatan Ke-53 dan siswa Lembaga Pendidikan dan Latihan Polri Tahun Anggaran 2024. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan di Skadik 401 dan Skadik 402 Lanud Adi Soemarmo, serta di Satuan Pendidikan Polri.
Dalam rangkaian pendidikan tersebut, para peserta akan mendapatkan materi mengenai doktrin TNI dan Polri, pengenalan matra TNI, serta pemahaman tentang tugas pokok masing-masing institusi. Selain itu, materi mengenai kolaborasi dalam pelaksanaan tugas juga menjadi bagian penting dalam kurikulum.
Di sisi lain, kegiatan pendidikan serupa juga dilaksanakan di Pusat Latihan dan Pendidikan Dasar Kemiliteran, Sidoarjo, Jawa Timur. Dalam upacara pembukaannya, Direktur Pendidikan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI Angkatan Laut, Brigjen TNI Mar Fransisco Simanjorang, menyampaikan harapan yang sejalan dengan yang disampaikan di Lanud Adi Soemarmo. Dia berharap pendidikan gabungan ini dapat memperkuat sinergi antara anggota TNI dan Polri.
Brigjen Simanjorang menegaskan bahwa sinergi ini dapat terwujud melalui keterampilan komunikasi dan keinginan untuk bekerja sama dalam menghadapi beragam tantangan. Oleh karena itu, tujuan dari Diklat Integrasi yang berlangsung hingga satu minggu ke depan adalah untuk meningkatkan keterampilan peserta dalam berkolaborasi dan bekerja bersama dalam menyelesaikan masalah yang mungkin timbul.
"Ikutilah semua aturan dan tata tertib yang berlaku di Kodiklatal dengan rasa tanggung jawab penuh. Laksanakan seluruh kegiatan dengan semangat, bangun persahabatan, kesetiakawanan dan kebersamaan dalam menyelesaikan tugas, sehingga dapat meningkatkan peran dalam kerja sama, dan manfaatkan Diklat Integrasi ini sebagai kesempatan untuk membangun hubungan yang baik ke depan saat menjalankan tugas di wilayah masing-masing," tambahnya dalam amanatnya saat upacara.
ANTARA
Pendidikan Gabungan TNI-Polri Perkuat Sinergi di Jateng dan Jatim
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Bobon Santoso Sajikan 3.000 Porsi Makanan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla di Tumbang Nusa
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Puncak BIK 2026 di Kobar, Pemkab Dorong Akses Keuangan Menjangkau UMKM hingga Desa
Komentar (0)
Memuat komentar…







