SURABAYA –
**Borneonews - Sidoarjo**, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo yang terletak di Jawa Timur, telah melaksanakan penyerahan bantuan pangan kepada 1.384 Keluarga Risiko Stunting (KRS) yang berada di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Krian, Tarik, dan Balongbendo. Penyerahan bantuan ini dilakukan untuk mendukung upaya pengurangan stunting di wilayah tersebut. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sidoarjo, Subandi, memberikan informasi bahwa setiap KRS menerima bantuan berupa satu ekor daging ayam dan sepuluh butir telur ayam. Ini merupakan salah satu langkah strategis yang diambil untuk meningkatkan asupan gizi bagi anak-anak di daerah tersebut. Subandi menyatakan, "Kami sangat berharap kasus stunting di Kabupaten Sidoarjo dapat terus menurun. Penting bagi kita untuk memastikan bahwa asupan gizi anak-anak di Sidoarjo senantiasa mendapatkan perhatian yang serius." Pernyataan ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menangani masalah kesehatan yang berdampak pada perkembangan generasi masa depan. Lebih lanjut, Subandi menjelaskan bahwa stunting bukan hanya merupakan isu kesehatan, tetapi juga menyangkut masa depan bangsa. Dalam hal ini, peran orang tua sangat krusial. Mereka diharapkan dapat berkontribusi dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak dan mencegah terjadinya stunting sejak tahap awal kehidupan. Ia menekankan, "Orang tua harus berperan aktif untuk memastikan kebutuhan gizi dan pola asuh anak dapat terpenuhi dengan baik. Dengan demikian, kita dapat menciptakan generasi penerus yang sehat dan cerdas." Harapan ini mencerminkan upaya kolektif yang diperlukan untuk mengatasi masalah stunting di kabupaten ini. Plt Bupati juga mengungkapkan harapannya agar visi Kabupaten Sidoarjo untuk mencapai *zero stunting* dapat terealisasi dengan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat. Ia mengajak warga untuk turut serta berkontribusi dalam pencegahan stunting mulai dari lingkup keluarga yang lebih kecil, komunitas, hingga institusi pemerintahan. Sebagai contoh dari dampak positif bantuan ini, salah seorang penerima dari Desa Balongbendo bernama Erika menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang telah diterimanya. "Alhamdulillah, ini dapat sedikit membantu mengurangi pengeluaran bulanan kami untuk membeli daging ayam dan telur. Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, karena bantuan ini sangat bermanfaat, terutama bagi anak kami yang sangat menyukai telur," ungkapnya. Keberhasilan program bantuan pangan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang signifikan dalam upaya mengentaskan masalah stunting di Kabupaten Sidoarjo. Semua pihak diharapkan dapat berkomitmen untuk berkontribusi dalam menciptakan anak-anak yang lebih sehat dan siap menjalani masa depannya. ANTARA