**Borneonews - St. Petersburg**, Gubernur St. Petersburg, Alexander Beglov, menyampaikan penghormatan yang mendalam dari masyarakat setempat kepada Ir Soekarno, Presiden Pertama Republik Indonesia. Soekarno dikenal luas sebagai sosok yang telah berperan penting dalam membangun ikatan antara Indonesia dan Rusia.
Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Basarah, setelah ia merasakan jamuan makan siang di Kantor Gubernur St. Petersburg, pada hari Selasa. Dalam percakapan tersebut, Gubernur Beglov mengenang kembali sejarah Masjid Biru, yang pada masa itu diminta oleh Bung Karno untuk kembali berfungsi sebagai masjid, setelah sebelumnya dialihfungsikan menjadi gudang oleh pemerintahan Soviet.
Ahmad Basarah mengungkapkan, "Bahkan mufti Masjid Biru menitipkan salam untuk Ibu Megawati melalui gubernur," menandakan hubungan yang tetap terjalin antara dua negara tersebut.
Selanjutnya, Alexander juga menyentuh tentang kuliah umum yang disampaikan oleh Presiden Kelima RI, Megawati Soekarnoputri, di Universitas St. Petersburg. Dalam kuliah tersebut, ia mengutip *Pancasila* sebagai lima prinsip universal yang dapat diterapkan di seluruh dunia.
Lebih dalam lagi, Basarah menjelaskan bahwa Bung Karno merupakan penggagas Gerakan Non-Blok, yang membuat Indonesia memiliki peran signifikan di kawasan Asia Pasifik. Menurut pandangan Gubernur, Indonesia selalu menunjukkan kebijakan luar negeri yang bijaksana, seimbang, dan tetap berdaulat.
Selama pertemuan tersebut, Alexander memberikan pujian kepada Megawati sebagai pemimpin bangsa yang mampu menjaga kedamaian Indonesia, meski negara ini menghadapi tantangan ekonomi dan politik. Basarah menambahkan, "Gubernur juga menyatakan bahwa kepemimpinan perempuan dalam suatu negara atau organisasi dapat menciptakan suasana yang damai dan sejuk."
Dalam kesempatan itu, Gubernur Beglov memberikan suvenir kepada Megawati dan delegasi yang mendampinginya. Di antara mereka yang ada bersama Megawati adalah Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga, serta Anggota Fraksi PDIP DPR RI, Herman Herry.
Hadir pula Anggota Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Bambang Kesowo, Duta Besar Universitas St. Petersburg, Connie Rahakundini Bakrie, serta Duta Besar Indonesia untuk Rusia, Jose Tavares, bersama dua teman dekat Megawati.
Setelah dialog yang berlangsung selama 2,5 jam dan santap siang, Megawati diantar oleh Wakil Ketua Komite/Kepala Departemen Informasi dan Hubungan Internasional St. Petersburg, Vyacheslav Kalganov, hingga menuju kendaraannya.
ANTARA
Peran Soekarno dalam Hubungan Indonesia-Rusia Dikenang di St. Petersburg
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Hujan Disertai Angin Kencang, Sejumlah Motor di Kantor Kecamatan Angkinang Tertimpa Pohon Tumbang
Kehadiran Siswa Rendah saat PJJ, Disdik Palangka Raya Evaluasi Pelaksanaan UAS Desember ke Januari 2027
Polisi Tangkap Terduga Pencuri Perengkat Telekomunikasi Milik Telkomsel di Kotim
RSUD dr Murjani Sampit Matangkan Persiapan Akreditasi.?
Motor Terbakar di Tengah Jalan Kampung Melayu Banjarmasin
Wali Kota Palangka Raya Tanggapi Penetapan Karhutla Kategori Sedang
Komentar (0)
Memuat komentar…







