**Borneonews - Hulu Sungai Tengah**, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (Pemkab HST) di Kalimantan Selatan telah meluncurkan inovasi signifikan dalam bidang kesehatan dan pendidikan. Inovasi ini mencakup integrasi layanan primer (ILP) yang akan diterapkan di delapan Puskesmas dan program kandidat sekolah rujukan *Google* (KSRG) di bawah naungan dinas pendidikan setempat.
Bupati HST, Aulia Oktafiandi, menyampaikan harapannya bahwa peluncuran inovasi ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan dalam sektor kesehatan dan pendidikan di wilayah tersebut. Ia mendorong agar seluruh aparatur sipil negara (ASN) bekerja lebih giat untuk mencapai target-target program yang telah ditetapkan, dengan harapan semua pencapaian dapat diraih hingga akhir tahun ini.
Dalam acara tersebut, Aulia menjelaskan bahwa peluncuran tidak hanya terbatas pada inovasi dari dinas kesehatan dan pendidikan. Dia juga memperkenalkan aplikasi *Sistem Pelayanan Administrasi Kecamatan (SI PA CAMAT)* yang berasal dari Kecamatan Labuan Amas Selatan. Selain itu, ada inovasi layanan non-digital berupa *Rusun* atau ruang istirahat bagi pengunjung pasien, serta layanan digital bernama *Baturai/Bincang Santai Seputar RSHD Barabai* dari RSUD Damanhuri Barabai.
Dia menekankan pentingnya memacu keberlanjutan pembangunan di berbagai sektor, termasuk kesehatan dan pendidikan, untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat di daerah tersebut. Dalam konteks ini, Aulia mengajak seluruh ASN untuk meningkatkan profesionalisme dan kualitas kerja mereka agar berbagai program dapat tercapai sesuai target yang telah ditentukan hingga akhir tahun.
Lebih jauh, Aulia mengingatkan bahwa saat ini adalah saat yang tepat untuk memperingati Hari Korpri. ASN sebagai garda terdepan dalam pembangunan seharusnya menunjukkan dedikasi tinggi dalam upaya mencapai tujuan pemerintahan di semua bidang.
Aulia juga menjelaskan bahwa sebagai daerah yang terletak di Pegunungan Meratus, ASN memiliki peranan yang sangat penting dalam melaksanakan program pelestarian lingkungan. Salah satu program yang dijalankan adalah *Save Meratus*, yang bertujuan menghadapi berbagai ancaman terhadap lingkungan.
Selain itu, bupati HST tidak lupa menyampaikan berbagai prestasi yang telah dicapai selama kurang lebih 3,5 tahun masa jabatannya. Beberapa keberhasilan tersebut meliputi penanganan bencana banjir dan pelaksanaan program merdeka belajar yang diakui oleh pemerintah pusat. Program *Save Meratus* juga berhasil meraih Lestari Award dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), serta berbagai inisiatif pembangunan lainnya.
Marilah kita bersama-sama membudayakan kerja keras dan profesionalisme guna mencapai target-target pembangunan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, sehingga daerah kita ini dapat menjadi daerah yang unggul, ujarnya.
ANTARA
Pemkab HST Luncurkan Inovasi Kesehatan dan Pendidikan Terpadu
Bagikan:

BANJARMASIN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Komentar (0)
Memuat komentar…







