**Borneonews - Jakarta**, Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pahala Nainggolan, mengungkapkan bahwa kedatangan Kaesang Pangarep, yang juga merupakan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), adalah sebuah inisiatif pribadi. Hal ini dijelaskan Pahala saat memberikan keterangan bahwa kunjungan tersebut bukan disebabkan oleh undangan ataupun panggilan resmi dari KPK.
Pahala menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mengirimkan surat atau melakukan komunikasi dengan Kaesang terkait dengan klarifikasi kasus dugaan gratifikasi penggunaan jet pribadi. Dia menyatakan, "Ini adalah inisiatif dari yang bersangkutan. Kami tidak pernah mengirimkan surat untuk klarifikasi apapun," ujarnya di Jakarta pada hari Selasa.
Lebih lanjut, Pahala menjelaskan bahwa Kaesang telah melengkapi formulir penerimaan gratifikasi sesuai standar prosedur yang berlaku. Selain itu, Kaesang juga diminta untuk memberikan sejumlah keterangan tambahan serta menyerahkan dokumen yang diperlukan. "Langkah pertama yang kami ambil adalah meminta penjelasan tambahan mengenai kronologis dari apa yang dilaporkan sebagai penerimaan gratifikasi, mengingat statusnya sebagai anak penyelenggara negara," tambahnya.
Pahala juga menyebutkan bahwa KPK memiliki waktu maksimal 30 hari untuk memproses data dan keterangan yang diberikan oleh Kaesang. Selanjutnya, KPK akan menentukan apakah penggunaan jet pribadi tersebut dapat dianggap sebagai gratifikasi atau tidak. "Kami akan mengevaluasi apakah pesawat itu adalah milik negara atau milik pribadi. Jika milik negara, kami akan menilai nilai fasilitas tersebut dan dapat diganti dalam bentuk uang. Namun jika milik pribadi, maka laporan tersebut akan dicatat sebagai milik yang bersangkutan," tuturnya.
Diketahui, kedatangan Kaesang Pangarep ke Kantor KPK pada Selasa lalu dilakukan untuk memberikan klarifikasi terkait penggunaan jet pribadi. Ia menjelaskan, "Kedatangan saya ke KPK adalah sebagai bentuk tanggung jawab sebagai warga negara yang baik. Saya bukan pejabat negara, dan juga bukan penyelenggara negara. Ini adalah inisiatif pribadi saya," katanya di gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Jakarta Selatan.
Salah satu isu yang diklarifikasi adalah penggunaan jet pribadi dalam perjalanan ke Amerika Serikat. "Saya menjelaskan mengenai perjalanan saya pada tanggal 18 Agustus ke Amerika Serikat, di mana saya menumpang pesawat teman saya, istilah kerennya *nebeng*," ujarnya. Namun, Kaesang tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai perjalanan tersebut dan meminta agar pertanyaan mengenai hal itu diarahkan kepada KPK. "Untuk informasi lebih lanjut, silakan ditanyakan kepada KPK," pungkas Kaesang.
ANTARA
Kedatangan Kaesang Pangarep ke KPK, Inisiatif Pribadi untuk Klarifikasi
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Razia Narkoba, 32 Sopir Angkutan Batubara di Barito Timur Jalani Tes Urine
Ganda Putri Isyana/Rinjani Sabet Gelar Juara Indonesia Masters
Arema FC Libas Dewa United 4 Gol Tanpa Balas
Veda Ega Alihkan Fokus ke GP Malaysia Usai GP Australia Batal
Shin Tae-yong Tekankan Pembinaan Usia Dini untuk Majukan Sepak Bola
Madura United Bidik 3 Poin saat Hadapi Persebaya
Komentar (0)
Memuat komentar…







