**Borneonews - Pidie**, Atlet sepatu roda asal Jakarta, Zoe Alexander Sherif, menyatakan kepuasannya setelah melakukan debut yang mengesankan di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang diselenggarakan di Aceh dan Sumatera Utara 2024. Dalam kompetisi tersebut, Zoe berhasil meraih medali perunggu pada nomor *freestyle slalom classic* putra, dengan total poin yang berhasil dikumpulkannya mencapai 375.
Acara yang berlangsung di Pidie Convention Hall, Pidie, Aceh, tersebut menyaksikan atlet asal Aceh, Ghufran Martianza, meraih medali emas dengan total nilai 392,5 poin. Sementara itu, medali perak diraih oleh Ardyan Sutanto dari Jawa Timur dengan total poin yang diperoleh sebanyak 385.
Dalam wawancara setelah pertandingan, Zoe mengungkapkan rasa senangnya, "Saya sangat senang karena sudah melakukan latihan berat dan memberikan yang terbaik. Saya yakin ini adalah hasil terbaik yang bisa saya capai, dan saya sangat senang," tuturnya.
Zoe, yang telah bermain sepatu roda sejak berusia delapan tahun, menjelaskan bahwa awal mula keterlibatannya dalam olahraga ini adalah dari kesenangannya. Dirinya mulai tertarik setelah dibelikan sepatu roda, ketika dahulu ia juga mempraktikkan *ice skating*.
"Dulu saya bermain *ice skating*, tetapi tempat latihannya cukup jauh dari rumah. Saat Natal, orang tua saya membelikan sepatu roda, sehingga saya mulai berlatih. Seiring waktu, saya bertemu dengan berbagai komunitas terkait, dan akhirnya mendalami *freestyle*," paparnya.
Atlet yang kini berusia 16 tahun tersebut sebelumnya juga pernah berpartisipasi dalam kejuaraan dunia di Shanghai pada tahun 2023 dan meraih prestasi yang membanggakan dengan menduduki peringkat kesebelas di dunia. Dengan keberhasilannya meraih medali perunggu di PON 2024, Zoe telah mengulangi prestasi yang sebelumnya diraihnya pada Babak Kualifikasi PON 2024.
ANTARA
Zoe Alexander, raih medali perunggu di PON XXI Aceh-Sumut
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Generasi Tua Dayak Tola' Keluhkan Bahasa Daerah yang Kian Menghilang
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Bobon Santoso Sajikan 3.000 Porsi Makanan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla di Tumbang Nusa
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Komentar (0)
Memuat komentar…







