JAKARTA –
**Borneonews - Banda Aceh**, Cabang olahraga *tarung derajat* baru saja menyelenggarakan serangkaian pertandingan yang melibatkan 28 laga dalam kategori *tarung bebas* untuk putra dan putri. Kegiatan ini merupakan bagian dari Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2024, dan dilaksanakan pada Rabu lalu di Bale Meuseraya, Kota Banda Aceh. Menurut pernyataan yang disampaikan oleh Technical Delegate *tarung derajat*, Heru Hermawan, terdapat sembilan nomor untuk pertandingan putra serta lima nomor untuk pertandingan putri. Dari semua laga tersebut, diseleksi 14 atlet yang berhak melaju ke fase final di setiap kategori masing-masing. Pada kategori putra, khususnya di nomor 49,1-52 kg, Diar Muhammad dari Jawa Barat akan berhadapan dengan Edo Setiawan yang mewakili Aceh. Di sisi lain, atlet dari Sumatera Utara, Ahmad Padlan, akan bertanding melawan Satriawan Drajat asal Jawa Timur. Melanjutkan ke nomor 52,1-55 kg, I Made Revalingga dari Bali akan bersaing dengan Imam Abdi dari Sumatera Utara. Jefri Andrianus dari Kalimantan Timur juga akan melawan Muhammad Rizal dari Jawa Barat dalam kategori yang sama. Di kategori 55,1-58 kg, atlet asal Jawa Barat, M Drajat, akan menghadapi Aryo Pandu dari Jawa Timur, sementara Jainurdin dari Kalimantan Timur akan bertanding melawan Lukman Hakim dari Kepulauan Riau. Pada nomor 58,1-61 kg, Gede Dicky dari Bali bakal berhadapan dengan Fahrul Ainun dari Sulawesi Selatan. Selain itu, Mirwansyah dari Aceh juga bertanding dengan Andhika Dwiki yang berasal dari Jawa Barat. Beralih ke nomor 61,1-64 kg, I Gusti Ngurah Bagus dari Bali akan menghadapi Raihan Al Farizy dari Kalimantan Barat. Valentino Rifandi dari Kepulauan Riau juga akan bertanding melawan Munawir dari Nusa Tenggara Barat. Di kategori 64,1-67 kg, M Rangga Alfarabi dari Nusa Tenggara Barat akan bertemu Muhammad Ridwan dari Jawa Barat, sedangkan Komang Herda mewakili Bali berhadapan dengan M Achsanul Bayan asal Banten. Untuk kategori 67,1-70 kg, Nikolaus Toni dari Kalimantan Timur akan bertanding melawan Riddo Wijdan dari Jawa Tengah, dan M Rizki Zulfikar dari Jawa Barat akan berduel dengan Fatiduddin Ishafani dari DKI Jakarta. Di kategori 70,1-75 kg, Dedi Iswari dari Nusa Tenggara Barat akan menghadapi Sya'dan Fadillah dari Kalimantan Barat, sedangkan Muhammad Khdafi dari Aceh siap bertarung melawan Wilibrodus dari Yogyakarta. Terakhir, di nomor 75,1-80 kg, Andre Surya dari Bali bakal beradu dengan Ifrahan Muawal dari Aceh, dan Robertinus Asso mewakili Papua akan bertanding melawan Yunis Isai dari Nusa Tenggara Barat. Sementara di kategori putri, pertandingan semifinal menyuguhkan sejumlah laga menarik. Di nomor 45,1-50 kg, Ainun Kuswandi dari Jawa Barat berhadapan dengan Cut Humaira dari Aceh, sedangkan Rasikhah Restu dari Kalimantan Barat juga turut bertanding. Di nomor 50,1-54 kg putri, Vinka Widyaningrum dari Jawa Tengah akan melawan Annisa Nasution dari Sumatera Utara, dan Miftahul Afwana dari Aceh menghadapi Putri Fadilah asal Jawa Barat. Untuk nomor 54,1-58 kg, ada pertandingan antara Vinda Destyanasaru dari Jawa Tengah melawan Gamariah dari Kalimantan Timur, serta Raisha Shaffa dari Kalimantan Barat yang akan berhadapan dengan Ni Made Yogi dari Bali. Kemudian, di nomor 58,1-62 kg, Ayu Maningtias dari Jawa Tengah akan melawan Siti Khodijah dari Sumatera Utara, sementara Sinta Rahma dari Aceh juga akan bertanding menghadapi Vebi Sesmita dari Sumatera Barat. Pada nomor terakhir, 62,1-66 kg putri, Kadek Krisna dari Bali akan menghadapi Theresia Septiani dari Sumatera Utara, diikuti pertarungan antara Syafira Nur Islami dari Jawa Timur dan I Ageng Rizki dari Kalimantan Barat. Dengan demikian, ajang ini melibatkan berbagai atlet berbakat yang bersaing untuk mencapai kesuksesan di tingkat nasional. ANTARA