**Borneonews - Medan**, Pelatih renang perairan terbuka Provinsi Sumatera Utara, Dwi Jitrada Afrido, menegaskan bahwa Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 yang akan berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi tuan rumah. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi landasan dalam meningkatkan program pembinaan atlet di masa mendatang.
Dwi menyatakan bahwa program pembinaan atlet untuk renang perairan terbuka di Sumatra Utara belum sepenuhnya optimal. Hal ini menyebabkan kesulitan bagi para atlet daerah untuk bersaing dengan atlet dari provinsi lain. Salah satu faktor yang memperburuk keadaan adalah minimnya penyelenggaraan kejuaraan di wilayah tersebut. Dwi menyoroti bahwa hal ini menjadi tantangan besar yang dihadapi para atlet dalam mengupayakan terjun ke jajaran elite nasional.
Lebih lanjut, Dwi menegaskan pentingnya adanya program pembinaan yang berkelanjutan. Tanpa adanya kejuaraan yang cukup serta kesempatan berkompetisi di tingkat nasional atau internasional, pertumbuhan dan perkembangan kemampuan atlet akan sangat terhambat. Kondisi ini juga berimplikasi pada pencapaian prestasi yang kurang optimal.
Meskipun demikian, keikutsertaan dalam kompetisi renang perairan terbuka di PON 2024 yang berlangsung di Danau Toba pada tanggal 9 hingga 11 September 2024 dapat dianggap sebagai pengalaman yang berharga. Meskipun atlet-atlet dari Sumut belum berhasil meraih medali, mereka telah merasakan atmosfer persaingan di tingkat nasional yang diharapkan akan memberikan dampak positif untuk prestasi di masa depan.
Dwi mengakui adanya persaingan yang sangat ketat, terlebih di kalangan atlet elite dari berbagai provinsi. Namun, ia melihat bahwa beberapa atlet Sumut mulai menunjukkan kemajuan dengan mendekati catatan waktu mereka sebelumnya. Pada PON 2024, kontingen dari Jawa Timur menunjukkan dominasi yang kuat dengan berhasil meraih lima medali emas di semua nomor renang perairan terbuka. Dengan demikian, Jawa Timur keluar sebagai juara umum, sementara Provinsi Sumatera Utara masih harus berjuang agar bisa naik ke podium pada kesempatan mendatang.
ANTARA
Pembinaan Atlet Renang Perairan Terbuka Sumut Menjadi Prioritas di PON 2024
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Polres Bartim Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan Lewat Green Policing di Pasar
Fredy Setiawan Raih Perak Para Bulu Tangkis, Akui Kurang Puas
Kholidin/Noviera Melaju ke Final para Panahan Asian Para Games 2026
Gempa Tibet Tewaskan 16 Orang, 54 Lainnya Terluka
DPRD Kotim Dorong Anggaran Rp3,3 M untuk Laboratorium Lingkungan demi Optimalkan PAD
Leli/Osrita Raih Perunggu para Tenis Meja Ganda Putri WD10
Komentar (0)
Memuat komentar…







