**Borneonews - Palangka Raya**, Senator Republik Indonesia yang berasal dari Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang, menekankan pentingnya dibentuknya tim akselerasi untuk pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara serta pengembangan wilayah Kalimantan pada umumnya. Dalam pandangannya, presiden terpilih untuk periode 2024-2029, Prabowo Subianto, diharapkan dapat memimpin pemerintahan yang mendukung pembangunan berkelanjutan dengan sentuhan keadilan sosial yang menyeluruh.
Menurut Teras Narang, pembangunan IKN Nusantara harus terus berjalan dengan komitmen pada pemerataan pembangunan di seluruh Kalimantan. "Kepemimpinan Prabowo Subianto sebagai presiden terpilih diharapkan dapat memberikan perhatian khusus terhadap prioritaskan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia secara merata di Kalimantan," ujarnya dalam sebuah wawancara di Palangka Raya.
Lebih jauh, mantan Gubernur Kalimantan Tengah untuk dua periode, yakni 2005-2010 dan 2010-2015, juga berpendapat bahwa selain menyiapkan tim akselerasi, penting untuk melakukan evaluasi mendalam terhadap rencana pembangunan IKN yang telah ada. Evaluasi tesebut diperlukan bukan untuk mengabaikan rencana yang ada, tetapi seharusnya menjadi langkah untuk mempercepat pembangunan dengan pendekatan yang terukur.
Dia juga menekankan pentingnya agar IKN Nusantara tidak menjadi proyek yang hanya menguntungkan konglomerasi tertentu. Teras Narang, yang telah terpilih kembali dalam periode 2024-2029, menegaskan hal tersebut dalam kapasitasnya sebagai Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI.
Dia mengungkapkan bahwa pada tahun 2019, jauh sebelum lahirnya Undang-Undang yang mengatur tentang IKN, dirinya telah menyampaikan pendapat kepada media mengenai perlunya pembangunan IKN dikelola melalui Badan Otorita. Konsep ini bertujuan agar semua proses pembangunan dapat dipantau dengan efektif dan terkoordinasi di antara kementerian dan lembaga terkait.
Teras Narang melanjutkan bahwa saat menjabat sebagai Gubernur Kalimantan Tengah, dia melakukan berbagai persiapan untuk Palangka Raya agar bisa dijadikan sebagai IKN. Salah satu langkahnya adalah memastikan bahwa sumber daya energi yang mendukung, seperti Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), telah tersedia dan desain infrastruktur transportasi, termasuk *Kereta Api Trans Kalimantan*, sudah dipersiapkan untuk terhubung dengan negara tetangga seperti Serawak dan Brunei Darussalam. Selain itu, penyiapan sumber daya manusia pun menjadi fokus utama dalam persiapan tersebut.
Walaupun beberapa ide dan rencana awal untuk IKN tampak terabaikan, Teras Narang tetap optimis bahwa apa yang telah dipersiapkannya tidak akan sia-sia. "Saya lihat banyak ide dan program yang saya siapkan akan terus berlanjut. Konsep ini bukan hanya untuk kepentingan Kalimantan Tengah, tetapi juga untuk Kalimantan dan Indonesia secara keseluruhan," imbuhnya.
Dengan penuh harapan, Teras Narang menyatakan, "Alasan saya mendorong presiden terpilih Prabowo Subianto beserta kabinet untuk membentuk tim akselerasi pembangunan IKN serta wilayah Kalimantan sangatlah jelas." Dia juga menambahkan bahwa beberapa program unggulan, termasuk proyek transportasi kereta api di Kalimantan yang pernah dia dukung saat memimpin provinsi, harus mendapatkan perhatian serius dan menjadi prioritas.
"Semua pendapat ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap terciptanya keadilan sosial dan pemerataan pembangunan di Kalimantan, terutama di kawasan Timur Indonesia yang saat ini masih tertinggal," tutup Teras Narang.
ANTARA
Senator Dorong Tim Akselerasi Pembangunan IKN di Kalimantan
Bagikan:

PALANGKARAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tinggalkan HP di Saku Motor, Warga Kapuas Kehilangan Ponsel di Kawasan Masjid Agung Al Mukarram
Marc Marquez Raih Pole Position MotoGP Australia 2026
Karhutla Kalteng Capai 6.952 Kejadian dan Lebih dari 20 Ribu Hektare Terbakar
PSMS Bertekad Kembali ke Jalur Kemenangan Saat Menjamu PSIS
Polsek Katingan Hulu Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Pasar Tumbang Sanamang
Puluhan Calon Jamaah Umrah Terpaksa Naik Kapal Dampak Terganggunya Penerbangan di Kobar
Komentar (0)
Memuat komentar…







