BORNEONEWS, Medan - H Abdul Razak politisi senior dari DPD Partai Golkar Kalteng. Kiprah politiknya tidak perlu diragukan lagi, menjadi salah satu sosok terkenal di Kalteng, terutama di wilayah barat.
Dia pernah menjabat Bupati Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) periode 2000-2005, beliau beberapa periode duduk di DPRD Kalteng terakhir menjabat Wakil Ketua l DPRD Kalteng period2 2019-2024.
H Abdul Razak tahun ini maju sebagai Calon Gubernur Kalteng, dengan tagline ASRI, akronim dari singkatan Abdul Razak-SRI Suwanto.
ASRI didukung Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Gelora, Partai Buruh, dan Partai Umat.
“Alhamdulillah kami yang pertama pertama mendaftar,” ungkap Razak saat mendaftarkan diri di KPU Kalteng beberapa waktu lalu.
Latar Belakang
H Abdul Razak lahir di Pangkalan Bun, 10 November 1949 mengenyam pendidikan SD/SMP dan SMA di Pangkalan Bun. Sebelum akhirnya melanjutkan kuliah di Universitas Lambung Mangkurat tahun 1975. Kemudian melanjutkan pendidikan di Universitas Gajah Mada hingga selesai.
Tahun 1980 ia diterima sebagai pegawai honorer Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalteng. Kemudian bertugas di Cabang Dinas Kehutanan Kapuas sebagai Kepala Seksi Pemasaran, dari 1983 hingga 1985.
Selanjutnya periode 1986-1989 menjabat Kepala Seksi Eksploitasi Kanwil Kehutanan. Lalu dipercayakan menjabat Kepala Cabang Dinas Kehutanan Kabupaten Kotim selama tujuh tahun.
Tugas sebagai Kepala Cabang Dinas Kehutanan Kotim saat itu harus membawahi tiga daerah aliran sungai, yaitu Mentaya, Katingan, dan Seruyan.
Karena relasi yang baik dibangun bersama tokoh, pejabat, partai politik, pengusaha, dan lainnya sehingga dipercaya menjadi sekretaris dewan penasihat Partai Golkar saat itu.
Jejak Politik
H Abdul Razak, memiliki karir politik yang cemerlang walaupun dengan perjuangan yang tidak mudah. Dia pernah menjabat sebagai Bupati Kotawaringin Barat periode 2000 - 2005.
Terpilihnya H Abdul Razak berdasarkan peran aktif dirinya di partai serta dorongan dari beberapa tokoh dalam berkompetisi pada pemilihan Bupati Kotawaringin Barat tahun 2000.
Karena besarnya dukungan, kemenangan cukup telak diraih. Dari 30 kursi di DPRD, 26 kursi didapatkan, sementara sisanya pasangan lain.
Karena berlatar belakang sebagai kacder Partai Golkar, setelah habis masa jabatan sebagai bupati ia kembali fokus dan terjun ke dunia politik.
Sebagai orang birokrat, ia tidak ingin berdiam di rumah saja. Apalagi tidak punya bakat menjadi pengusaha.
Pada 2009 terpilih menjadi Ketua DPD Golkar Provinsi Kalteng menggantikan H Asmawi Agani. Setelah itu, maju sebagai calon legislatif dan terpilih.
Kemudian diminta menjadi wakil ketua DPRD. Tahun 2014 terpilih kembali menjadi anggota DPRD Kalteng dan menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kalteng untuk kedua kalinya.
Tak sampai di situ saja. Ia terpilih lagi untuk periode ketiga dan dipercaya menjabat wakil ketua. H Abdul Razak menjadi satu-satunya tokoh partai politik di Kalteng yang menjabat sebagai wakil ketua selama tiga periode di DPRD Kalteng. (HERMAWAN DP/H)









