**Borneonews - Kenyam, Kabupaten Nduga**, Satuan Tugas (Satgas) Yonif 503/Mayangkara Kostrad melakukan kunjungan kepada para perajin senjata tradisional di Distrik Kenyam, yang terletak di Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan. Kunjungan ini merupakan bagian penting dari upaya pemantauan dan pengamanan wilayah yang sedang dilaksanakan oleh prajurit TNI.
Panglima Habema, Brigjen TNI Lucky Avianto, melalui pernyataan resminya di Jayapura, menjelaskan bahwa Satgas Yonif 503/Mayangkara Kostrad bertanggung jawab dalam Komando Operasi (Koops) Habema di Papua. Dalam rangka memaksimalkan fungsi mereka, para prajurit memanfaatkan waktu patroli dengan mengunjungi Kampung Dim, yang dikenal sebagai tempat para perajin senjata tradisional.
Dalam kesempatan tersebut, para prajurit TNI melakukan komunikasi dan interaksi sosial dengan masyarakat Kampung Dim yang juga terlibat sebagai perajin senjata. Letda Inf Edi Purnomo, yang memimpin Pos Pelabuhan Amor, menguraikan bahwa pertemuan ini dilakukan sambil tetap menjaga ketertiban serta keamanan lingkungan.
Lucky menekankan bahwa meskipun dalam situasi patroli, interaksi yang terjalin antara prajurit dan masyarakat berlangsung dengan lancar dan harmonis. Dia menyebutkan bahwa para perajin senjata tradisional tersebut menyampaikan informasi mengenai kondisi keamanan di Kampung Dim yang masih terjaga, serta relatif baik dan kondusif.
Salah satu perajin senjata tradisional, Markus Tabuni, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para prajurit TNI atas kunjungan yang telah dilakukan. Dia memberikan apresiasi tinggi terhadap upaya yang diambil untuk membangun komunikasi sosial dan meningkatkan ikatan antara masyarakat setempat dan pihak militer.
"Terima kasih Komandan, semoga Tuhan memberkati usaha TNI dalam menjalankan tugas negara di kampung ini dan wilayah sekitarnya," ungkap Markus. Kunjungan ini menunjukkan komitmen TNI dalam menjalin hubungan baik dengan masyarakat di daerah tersebut, serta memastikan bahwa situasi keamanan tetap stabil.
ANTARA
TNI Jalin Komunikasi Sosial dengan Perajin Senjata di Kenyam
Bagikan:

JAYAPURA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
ISPU Kapuas Melonjak dari 1.657 ke 2.406 dalam Sejam, Udara Berstatus Berbahaya
Imam/Fairuz Tempati Peringkat Keempat AVC Suma Open 2026
Kemenperin Bidik Industri Animasi Perluas Penyerapan Tenaga Kerja
Wamenekraf Ajak Pelaku Ekraf Daerah Bidik Pasar Lebih Luas
Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Ogasawara Jepang
MotoGP Australia 2026 Dibatalkan Menyusul Moto2 dan Moto3
Komentar (0)
Memuat komentar…







