BANDUNG –
**Borneonews - Bandung**, Gempa bumi dengan kekuatan 5 magnitudo terjadi di Kabupaten Bandung pada pagi hari Rabu ini dan dirasakan dalam skala luas di hampir seluruh wilayah Provinsi Jawa Barat. Menurut informasi yang disampaikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), gempa tersebut berlokasi sekitar 24 kilometer Tenggara Kabupaten Bandung dan berada sejauh 25 kilometer Barat Laut Kabupaten Garut. Selain itu, pusat gempa terletak 30 kilometer Tenggara Kota Bandung, 37 kilometer Tenggara dari Kota Cimahi, dan 147 kilometer Tenggara Jakarta. Guncangan yang ditimbulkan oleh gempa ini cukup kuat, terutama di Kabupaten Bandung, di mana durasi guncangan terasa selama 3 hingga 5 detik. Hal ini menyebabkan beberapa warga merasa panik dan segera keluar dari rumah mereka. Situasi serupa juga tercatat di Kabupaten Garut, meskipun rasanya berada dalam kategori sedang dan berlangsung selama waktu yang sama. Masyarakat di daerah tersebut cenderung tidak mengalami kepanikan. Di Kabupaten Bandung Barat, masyarakat juga merasakan guncangan yang sedang, dan mereka tetap tenang dalam menghadapi situasi gempa yang berlangsung selama 3 hingga 5 detik. Di seluruh Provinsi Jawa Barat, guncangan gempa dirasakan dalam intensitas sedang selama 2 hingga 3 detik. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, termasuk Kabupaten Bandung, Garut, dan Bandung Barat, sedang melakukan pemantauan untuk melihat perkembangan pasca-gempa. Gempa, yang terjadi pada pukul 09:41 WIB, terletak pada kedalaman 10 kilometer dengan koordinat titik 7,19 derajat Lintang Selatan dan 107,67 derajat Bujur Timur. Laporan tersebut menegaskan bahwa pusat gempa berada di darat dan tidak membawa potensi terjadinya tsunami. Sementara itu, berdasarkan informasi yang diperoleh dari Posko Gabungan Jawa Barat, wilayah yang terdampak gempa meliputi sejumlah kecamatan di Kabupaten Bandung, seperti Ibun, Paseh, Majalaya, Ciparay, Pacet, Kertasari, dan Pangalengan. ANTARA