BANGKA BELITUNG –
**Borneonews - Sungailiat**, Pemerintah Kabupaten Bangka, yang terletak di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, berkomitmen untuk mengurangi angka stunting yang terjadi di sejumlah lokasi fokus di wilayah tersebut. Sasaran utama yang ingin dicapai adalah penurunan prevalensi stunting hingga 14 persen, bahkan berambisi menjadikan daerah ini bebas dari masalah tersebut. Penjabat Bupati Bangka, M Haris, mengungkapkan komitmennya terkait penanganan stunting yang masih menimpa ratusan anak di daerah tersebut. Ia menjelaskan bahwa pemerintah pusat telah menargetkan agar pemerintah daerah dapat mengurangi angka gizi buruk hingga batas yang ditentukan. Dalam upayanya menangani masalah gizi buruk ini, Pemerintah Kabupaten Bangka telah melakukan berbagai langkah strategis. Langkah-langkah tersebut meliputi evaluasi perkembangan intervensi yang ada, penyampaian makanan tambahan yang bergizi, serta melibatkan dokter spesialis berdasarkan keahlian yang relevan. Haris menginformasikan bahwa melalui tindakan intervensi yang dilaksanakan, terdapat penurunan jumlah anak yang mengalami stunting dari lebih dari 355 anak menjadi hanya 246 anak. Hal ini menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam penanganan masalah gizi buruk di wilayah tersebut. Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran kader posyandu di setiap desa. Kader ini diharapkan dapat memberikan pembinaan kepada para ibu yang memiliki balita agar lebih memperhatikan pola makan yang seimbang dan bergizi. M Haris juga meminta kepada kepala desa dan kader posyandu untuk rutin mengadakan pembinaan kepada masyarakat. Hal ini penting agar para ibu semakin memahami betapa pentingnya asupan gizi yang baik, demi memastikan kesehatan serta perkembangan anak-anak mereka ke arah yang positif. Ia mengajak semua pihak, termasuk lembaga swasta dan perbankan, untuk mengambil bagian dalam upaya pemerintah menanggulangi stunting. Menurutnya, masalah ini merupakan program prioritas yang memerlukan dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Bupati M Haris memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung program penanganan stunting, termasuk yang telah menyalurkan bantuan makanan bergizi tambahan. Ia juga memberikan penghargaan khusus kepada salah satu bank mitra pemerintah daerah yang bersedia menjadi orang tua asuh bagi 72 anak yang mengalami masalah stunting. Dengan kerja sama yang komprehensif dan berkelanjutan, M Haris optimistis bahwa target pengurangan angka stunting hingga 14 persen, bahkan mencapai nihil kasus gizi buruk di Kabupaten Bangka, dapat tercapai. ANTARA