JAKARTA –
**Borneonews - Medan**, Ketua Headquarter Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) PON XXI, Mayjen TNI (Purn) Suwarno, menyatakan bahwa penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI telah memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi tuan rumah, yaitu Aceh dan Sumatera Utara. Suwarno menjelaskan bahwa PON ini memiliki potensi yang luar biasa dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di kedua daerah tersebut. Dalam sebuah konferensi pers yang bertajuk "Profil PON Aceh-Sumut, Dinamika dan Prestasi", Suwarno menyampaikan, "Dampak dari PON ini terhadap perekonomian regional sangat luar biasa." Dia menambahkan bahwa kehadiran para atlet, ofisial, dan jurnalis dari berbagai daerah yang datang untuk mengikuti PON akan membawa banyak pengunjung dari luar. Tindakan tersebut, menurutnya, memungkinkan pelaku ekonomi lokal merasakan peningkatan aktivitas. "Mereka akan menginap, menggunakan transportasi, serta menikmati berbagai kuliner dan rekreasi di Aceh maupun Sumatera Utara," ungkap Suwarno. Lebih jauh, Suwarno memberikan contoh konkret mengenai pengaruh PON terhadap ekonomi. Ia menyinggung pelaksanaan PON XIX di Jawa Barat pada tahun 2016 yang berhasil meningkatkan pendapatan daerah hingga lebih dari Rp3,2 triliun, melebihi pagu APBD yang digunakan untuk acara tersebut. "Jawa Barat mampu menghasilkan lebih dari Rp3,2 triliun pasca PON karena meningkatnya kunjungan," tambahnya. Sebelumnya, Gunawan Benjamin, seorang ekonom dari Universitas Islam Sumatera Utara, juga mengemukakan pendapatnya terkait dampak PON XXI. Ia memperkirakan akan ada lebih dari 10 ribu kunjungan tamu dari luar yang masuk ke Sumatera Utara selama penyelenggaraan event ini. "Kedatangan ini akan melibatkan sekitar 6.281 peserta, ditambah 3.140 ofisial, belum termasuk wisatawan dan tamu lainnya," jelas Gunawan. Sementara itu, Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Aceh memprediksi bahwa ekonomi Aceh setelah penyelenggaraan PON XXI akan tumbuh antara 4 hingga 4,8 persen. Hal ini disampaikan oleh Kepala BI Aceh, Rony Widijarto, yang menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi tersebut sangat dipengaruhi oleh persiapan yang matang dalam sejumlah sektor strategis seperti konstruksi, transportasi, dan pergudangan, serta akomodasi makanan dan minuman, dan perdagangan. Penyelenggaraan PON XXI diyakini akan memberi kontribusi penting bagi perkembangan ekonomi di Aceh dan Sumatera Utara, merangsang berbagai sektor untuk berkembang dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat sekitar. ANTARA