PALU –
**Borneonews - Palu**, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palu menginformasikan bahwa sebanyak 26 unit bus milik pemerintah daerah telah tiba di Pelabuhan Donggala, yang terletak di Kecamatan Banawa. Bus-bus ini akan digunakan untuk menyediakan layanan transportasi bagi masyarakat dalam berbagai aktivitas harian mereka, memudahkan akses antara satu lokasi ke lokasi lainnya. Kepala Dinas Perhubungan Kota Palu, Trisno Yunianto, menjelaskan bahwa saat ini semua bus tersebut disimpan di Taipa Beach, dan akan resmi diluncurkan pada 20 September mendatang. "Ada 26 unit bus yang kami terima, dan sementara kami simpan di Taipa Beach karena kami belum memiliki tempat penyimpanan yang memadai. Rencananya, bus ini akan dibawa ke kantor Wali Kota Palu setelah peluncuran," jelasnya. Trisno menambahkan bahwa pihaknya segera melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai rute dan tarif penggunaan Bus Trans Palu. Operasional layanan bus ini dijadwalkan dimulai pada 1 Oktober 2024, mencakup empat koridor yang telah ditentukan. Sosialisasi akan dilakukan selama 10 hari setelah peluncuran, agar masyarakat dapat memahami rute yang tersedia. Dalam hal tarif, Trisno menyebutkan bahwa perjalanan dari Tipo ke Pantoloan menggunakan Bus Trans Palu akan dikenakan biaya sebesar Rp5.000. "Tarif ini dihitung per kilometer dan sudah ada perhitungannya tersendiri," katanya. Kapasitas setiap bus mencapai 35 penumpang, dengan 21 kursi yang tersedia untuk penumpang. Dari 26 bus yang ada, hanya 24 unit yang akan beroperasi, sedangkan 2 unit lainnya disediakan sebagai cadangan. Setiap bus dapat dipantau melalui *control room*, yang memungkinkan pemantauan lokasi serta komunikasi dengan sopir. Trisno juga mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya sedang membangun sejumlah halte dan bus stop di beberapa lokasi strategis di Kota Palu. "Ini merupakan langkah inovatif, mengingat Kota Palu menjadi satu-satunya daerah di Sulawesi Tengah yang memiliki pelayanan transportasi umum berupa Bus Trans Palu," tambahnya. ANTARA