JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Cak Imin, menegaskan bahwa partainya sama sekali tidak pernah memikirkan posisi di dalam kabinet pemerintahan yang akan dipimpin oleh Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Dalam keterangan pers yang disampaikan di kantor Dewan Pimpinan Pusat PKB, Cak Imin mengungkapkan, “Soal kabinet sama sekali tidak pernah terpikirkan bagi PKB. Kami memahami bahwa kami memiliki tanggung jawab untuk mendukung kesuksesan pemerintahan. Namun secara moral, kami merasa tidak perlu terlibat dalam urusan hak prerogatif presiden.” Cak Imin juga menambahkan bahwa PKB tidak memiliki kewenangan dalam menentukan susunan kabinet, karena hal tersebut sepenuhnya merupakan hak prerogatif presiden yang terpilih. Ia menjelaskan, “PKB sama sekali tidak mempunyai kewenangan mengenai hal itu, mutlak itu merupakan hak prerogatif presiden. Dapat dikatakan bahwa kami memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan pemerintahan yang akan datang dapat memberikan manfaat, kemakmuran, dan kesejahteraan kepada masyarakat.” Lebih lanjut, ia membantah adanya kabar mengenai pertemuannya dengan Prabowo Subianto untuk membahas pembentukan kabinet. Cak Imin menegaskan, “Belum ada, memang tidak ada,” ujarnya menanggapi spekulasi tersebut. Pernyataan serupa disampaikan oleh Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid. Ia menegaskan bahwa pemilihan anggota kabinet sepenuhnya berada di tangan presiden. “PKB belum memikirkan hal tersebut dan kami tidak akan menawarkan nama-nama tertentu. Ini adalah kewenangan prerogatif presiden, jadi kita tunggu saja,” ujar Jazilul ketika ditemui di kesempatan lain. Jazilul juga menyampaikan bahwa PKB belum melakukan pertemuan dengan Prabowo untuk mendiskusikan hal-hal terkait kabinet. Ia menutup pernyataannya dengan menekankan bahwa PKB akan secara moral mendukung suksesnya pemerintahan Prabowo. ANTARA