BORNEONEWS, Palangka Raya - Kodim 1016 Palangka Raya mengeluarkan peringatan kepada masyarakat agar waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan anggota Kodim.
Modus penipuan ini melibatkan penjualan sepeda motor atau mobil dengan harga di bawah standar. Pelaku penipuan biasanya menawarkan kendaraan dengan harga murah melalui media sosial atau pesan singkat.
Mereka mengaku sebagai anggota TNI yang bertugas di Kodim 1016 Palangka Raya untuk meyakinkan calon korban.
Setelah korban tertarik, pelaku meminta uang sebagai tanda jadi, biaya administrasi, atau biaya pengiriman. Namun, setelah korban mengirimkan uang, pelaku menghilang dan tidak dapat dihubungi.
Dandim 1016 Palangka Raya, Letkol Arh Jimmy Hutapea melalui Pasi Intel Kapten Cba Dudi Budianto menegaskan bahwa tidak ada anggota Kodim yang terlibat dalam penjualan sepeda motor atau mobil.
"Anggota Kodim tidak ada yang terlibat dalam penjualan sepeda motor/mobil atau kegiatan komersial lainnya. Jika ada pihak yang mengatasnamakan anggota untuk melakukan penipuan, segera laporkan ke kantor Makodim atau pihak berwajib," tegas Dudi.
Kodim Palangka Raya mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan melakukan verifikasi sebelum melakukan transaksi.
"Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dan melakukan verifikasi sebelum melaksanakan transaksi," pungkas Dudi. (PATHUR/R)









