PALU –
**Borneonews - Palu**, Sebanyak 54 warga binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Palu mengikuti program pelatihan kader kesehatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif untuk mencegah penyebaran penyakit menular di lingkungan rutan. Kepala Rutan Palu, Yansen, menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk menjadikan para warga binaan sebagai perpanjangan tangan bagi para perawat di Klinik Rutan Sehat. Dengan demikian, diharapkan pelayanan kesehatan di Rutan Palu dapat meningkat secara signifikan. Dalam tahap awal, pelatihan telah dilakukan kepada 27 warga binaan, dan saat ini, sebanyak 27 warga binaan lainnya terpilih untuk mengikuti pelatihan tahap kedua. Yansen menjelaskan bahwa setiap blok hunian di rutan akan memiliki dua kader kesehatan yang berkolaborasi dengan perawat Klinik Rutan Sehat dalam upaya pencegahan penyakit menular. Pelatihan yang dilaksanakan ini diharapkan memberikan manfaat bagi warga binaan dengan memperluas pengetahuan mereka mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan berbagai langkah pencegahan yang harus diterapkan. Peran mereka sebagai kader kesehatan juga memungkinkan mereka untuk memberikan pertolongan pertama yang berguna, baik untuk diri mereka sendiri maupun untuk warga binaan lain di rutan tersebut. Selama pelatihan ini, para kader kesehatan mempelajari beberapa materi penting, termasuk peran mereka dalam pencegahan dan pengendalian penyakit menular. Mereka juga diberikan informasi dasar mengenai berbagai penyakit, antara lain tuberkulosis, hepatitis A dan C, demam berdarah dengue (*dengue fever*), serta diare. Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sulawesi Tengah, Hermansyah Siregar, menekankan bahwa pelatihan ini memiliki peranan yang sangat vital dalam meningkatkan kesadaran warga binaan tentang penyakit menular serta langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan yang perlu diterapkan. Hermansyah menambahkan bahwa pelatihan ini merupakan langkah positif Rutan Palu dalam bekerja sama dengan warga binaan untuk membudayakan pola hidup bersih dan sehat. Selain itu, diharapkan program ini dapat menjaga kesehatan warga binaan serta mencegah penyebaran penyakit menular di dalam rutan. Ia pun berharap agar inisiatif ini dapat terus ditingkatkan dan menjadi teladan bagi seluruh lembaga pemasyarakatan dan rutan yang ada di Sulawesi Tengah, sekaligus menegaskan komitmen dalam pemenuhan hak kesehatan bagi seluruh warga binaan. ANTARA