SURABAYA –
**Borneonews - Surabaya** PT PAL Indonesia secara resmi telah menyelesaikan pembangunan *Barge Mounted Power Plant* (BMPP) dengan kapasitas 60 Megawatt (MW) yang kedua. Pembangkit listrik apung ini telah siap untuk dioperasikan. Kaharuddin Djenod, CEO PT PAL Indonesia, menyampaikan bahwa BMPP yang dipesan oleh Indonesia Power ini diharapkan menjadi solusi utama dalam memenuhi kebutuhan listrik di Indonesia Timur. Ia menjelaskan bahwa produk ini adalah salah satu hasil inovasi dalam bidang General Engineering yang difokuskan pada elektrifikasi. BMPP didesain khusus untuk memberikan solusi pembangkit listrik yang fleksibel dan efisien. Teknologi ini sangat cocok diterapkan di daerah-daerah yang belum mendapatkan pasokan listrik atau yang memiliki akses terbatas terhadap jaringan kelistrikan konvensional. Dalam penjelasannya, Kaharuddin menekankan bahwa pengembangan BMPP 60 MW yang kedua ini adalah hasil dari upaya tim PT PAL dalam menyediakan produk yang efisien, ramah lingkungan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sebelum diserahterimakan kepada Indonesia Power, BMPP Nusantara-2 60 MW telah melalui serangkaian uji coba atau *commissioning*, termasuk *pre-commissioning* untuk sistem mekanikal dan elektrikal yang ada. Kaharuddin juga menyebutkan bahwa mereka telah melaksanakan *first engine smoke test* sebagai bagian dari pengujian awal pengoperasian mesin. Ia menegaskan bahwa semua tahapan *pre-commissioning* dilakukan sebagai bentuk komitmen PT PAL Indonesia untuk memastikan operasional yang aman, efisiensi yang optimal, serta standar ramah lingkungan yang terpenuhi. Lebih lanjut, pembangunan BMPP ini telah mendapatkan pengklasifikasian dari dua lembaga klasifikasi internasional, yaitu Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) serta Bureau Veritas (BV) dari Perancis. Hal ini menunjukkan bahwa proyek ini membuktikan kemampuan Indonesia dalam merancang dan membangun infrastruktur energi yang kompleks, berkualitas tinggi, dan tersertifikasi sesuai dengan standar internasional. Kaharuddin menambahkan harapannya agar perusahaan dapat terus memberikan kontribusi positif dalam pengembangan teknologi energi bersih dan terbarukan di masa yang akan datang. ANTARA