KUPANG –
**Borneonews - Kupang**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kupang, yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Timur, mengungkapkan bahwa mereka memerlukan sekitar 3.864 anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk memastikan kelancaran pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada tahun 2024. Ketua KPU Kota Kupang, Ismael Mannu, menyebutkan dalam pernyataannya bahwa perekrutan anggota KPPS telah dimulai sejak Selasa yang lalu. Ini dilakukan seiring dengan tahapan Pilkada 2024 yang saat ini sedang berlangsung, di mana KPU Kota Kupang fokus pada pencarian anggota KPPS yang kompeten di ibu kota NTT tersebut. Ismael menjelaskan bahwa ke-3.864 anggota KPPS akan ditempatkan di 552 lokasi pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 51 kelurahan di Kota Kupang. Setiap TPS nantinya akan diisi oleh tujuh orang KPPS. Langkah ini diambil untuk memastikan pelaksanaan Pilkada, terutama saat proses pencoblosan, dapat berjalan dengan efektif dan efisien. Proses perekrutan tersebut sudah dimulai pada 17 September 2024, dan akan dilaksanakan dengan prosedur yang sangat ketat. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan anggota KPPS yang terbaik. Ismael menekankan pentingnya melihat rekam jejak calon anggota KPPS, terutama pengalaman mereka selama bertugas pada Pemilu 2024 sebelumnya, agar kesalahan serupa tidak terulang. Dia juga menyoroti masalah yang terjadi pada Pemilu sebelumnya, di mana banyak anggota KPPS diduga terlibat dengan tim sukses salah satu pasangan calon. Situasi ini sangat dihindari dalam Pilkada mendatang, dan oleh karena itu, dia meminta semua calon anggota KPPS untuk bertindak serius dan menghindari kepentingan lain yang bisa mengganggu integritas mereka. Sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, pendaftaran calon anggota KPPS berlangsung dari tanggal 17 hingga 28 September 2024. Selanjutnya, KPU akan melakukan penelitian administrasi terhadap para calon anggota KPPS dari tanggal 18 hingga 29 September 2024. Hasil dari penelitian tersebut akan diumumkan pada tanggal 30 September hingga 2 Oktober 2024. ANTARA