JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI) mengajak negara-negara sahabat untuk berpartisipasi dalam memantau pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, terutama pada hari pemungutan suara. Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, mengungkapkan bahwa salah satu negara yang diundang adalah *Comissao Nacional de Eleicoes* (CNE) atau Komisi Pemilihan Umum Timor Leste. Ia menambahkan bahwa meskipun rencana tersebut sudah ada, belum ada pembicaraan resmi terkait hal ini. Alasan menggandeng negara sahabat untuk memantau Pilkada 2024 adalah karena ini merupakan kali pertama pelaksanaan pilkada secara serentak di seluruh wilayah Indonesia, yang mencakup 37 provinsi serta 508 kabupaten dan kota. Bagja menekankan bahwa momen ini menarik untuk diperhatikan oleh negara-negara di sekitar Asia Tenggara, mengingat keunikan dari pelaksanaan pilkada ini. Presiden Komisi Pemilihan Umum (KPU) Timor Leste, Jose Agostinho da Costa Belo, juga menyatakan ketertarikan pihaknya untuk menyaksikan tahapan Pelaksanaan Pilkada 2024 di Indonesia. Ia berpendapat bahwa kegiatan ini merupakan sebuah laboratorium yang baik bagi Timor Leste. Sebagai negara tetangga, sangat penting bagi mereka untuk belajar dan memperbaiki kekurangan yang ada di sistem pemilihan di negara mereka sendiri. Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan untuk Pilkada 2024, penetapan pasangan calon akan dilakukan pada 22 September 2024. Periode kampanye bagi para pasangan calon dijadwalkan berlangsung dari tanggal 25 September hingga 23 November 2024. Sementara itu, hari pemungutan suara dijadwalkan pada 27 November 2024, yang akan diikuti oleh proses penghitungan suara dan rekapitulasi yang berlangsung hingga 16 Desember 2024. ANTARA