PEKANBARU –
**Borneonews - Bengkalis, Riau**, Aktivitas penyeberangan kapal dari Pelabuhan Roro di Bengkalis, Provinsi Riau, kini telah kembali normal. Hal ini setelah sebelumnya mengalami gangguan sementara akibat terjadinya insiden kapal tongkang yang tersangkut di sekitar salah satu dermaga. Kepala Bidang Pelayaran Dinas Perhubungan setempat, Edy Kurniawan, menjelaskan bahwa penyeberangan sempat terhenti ketika sebuah ponton yang mengangkut ribuan ton kayu akasia terjebak di dermaga satu. Kejadian ini berpotensi bahaya karena muatan kayu yang jatuh ke laut dapat membahayakan kapal-kapal lain yang sedang beroperasi di lokasi itu. "Kami mengonfirmasi bahwa arus penyeberangan di Roro Bengkalis telah beroperasi secara normal kembali mulai pagi ini," ungkapnya. Edy juga menyampaikan bahwa kapal tongkang yang tersangkut telah berhasil ditarik keluar oleh pihak berwenang menuju lokasi di Sungai Pakning. Ia menambahkan bahwa masalah tumpahan kayu akasia yang sebelumnya mengganggu area sekitar dermaga Roro juga telah teratasi, dengan tidak ada lagi sisa-sisa kayu terlihat di daerah tersebut. "Tim pemadam kebakaran dan Dinas Perhubungan telah dikerahkan semalam dengan menggunakan sebuah kapal kecil untuk mengumpulkan kayu yang berserakan di sekitar dermaga. Kondisi air pasang juga membantu agar kayu-kayu yang terbuang ini hanyut ke lokasi lain," jelas Edy. Ia mengonfirmasi bahwa dermaga satu, yang menjadi tempat kapal tongkang tersebut kandas, kini dalam kondisi baik. Dermaga tersebut baru saja selesai diperbaiki terutama pada tiang MB yang sebelumnya mengalami masalah kemiringan, dan dijadwalkan akan segera beroperasi kembali untuk melayani arus penyeberangan. "Syukur Alhamdulillah, dermaga tidak mengalami kerusakan yang signifikan akibat hantaman tongkang dan kini sudah siap untuk beroperasi kembali," tutup Edy. ANTARA