JAKARTA –
**Borneonews - Banda Aceh**, Pertandingan panahan untuk kategori nasional beregu putra, putri, dan campuran yang dijadwalkan berlangsung Rabu ini mengalami penundaan dan dijadwalkan ulang pada Kamis, 19 September 2024. Penundaan ini disebabkan oleh kondisi cuaca buruk, di mana hujan badai melanda arena pertandingan. Koordinator Wasit Panahan, Fajar Agustiana Gunawan, menjelaskan bahwa pertandingan yang tidak dapat dilaksanakan pada hari ini akan dilanjutkan esok hari mulai pukul 08.00 WIB. Rencana tersebut meliputi dimulainya kembali dari jadwal beregu, dilanjutkan hingga final, dan kemudian akan dilaksanakan pertandingan tim campuran hingga ke final. Setelah itu, baru akan diadakan babak final untuk kategori individu. Fajar mengungkapkan bahwa sampai saat ini tidak ada laporan mengenai korban jiwa akibat dampak hujan badai tersebut. "Belum ada informasi mengenai korban," ujarnya. Namun, ia melaporkan adanya kerusakan pada beberapa fasilitas pertandingan, termasuk robohnya tenda atlet, pendingin portabel, backdrop, serta target-panahan. "Beberapa tenda di sisi kiri arena mengalami kerobohan, dan backdrop di belakang juga tumbang. Selain itu, pagar-pagar di sekitar lokasi pertandingan juga terlihat berjatuhan," tambah Fajar. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Panitia Pelaksana untuk menindaklanjuti kerusakan fasilitas-fasilitas tersebut. Hujan badai yang menerjang arena pertandingan berlangsung tepat selepas babak semifinal untuk kategori putra dan putri Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumatera Utara yang diadakan di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh. Penelusuran di lokasi menunjukkan bahwa tenda-tenda di sisi kiri arena ambruk akibat angin kencang, sementara beberapa tenda lainnya mengalami kerusakan pada sambungan tarupnya. Kondisi di arena terlihat sangat kacau, dengan sejumlah kipas angin dan peralatan lainnya terjatuh dan basah terkena hujan. Di bagian tribun penonton, satu unit televisi juga mengalami kerusakan akibat jatuh dan terkena air hujan. Sebelumnya, para atlet yang sedang beristirahat pada saat jeda sekitar pukul 11.45 WIB terlihat berlarian menuju ke tengah lapangan. Mereka mencoba mencari perlindungan dari cuaca yang semakin memburuk dan angin kencang yang mengguncang tenda-tenda yang ada. ANTARA