PADANG –
**Borneonews - Solok**, Wakil Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, baru-baru ini menerima penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) dalam peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) yang ke-54 tahun 2024. Penghargaan ini menjadi simbol pengakuan atas dedikasi dan upaya yang dilakukan untuk memperbaiki dan mengelola sistem transportasi di kota tersebut. Dalam penjelasannya, Ramadhani menyatakan bahwa penghargaan yang diraihnya ini mencerminkan kerja keras yang telah dilakukan oleh pemerintah Kota Solok dalam meningkatkan tata kelola transportasi. Apresiasi ini juga mencerminkan pencapaian yang berhasil diperoleh melalui perbaikan terus-menerus dalam sistem transportasi. Lebih lanjut, Ramadhani juga menerima piagam penghargaan dari Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi. Piagam tersebut diberikan sebagai penghargaan atas prestasi Kota Solok dalam meraih Piala Wahana Tata Nugraha untuk kategori kota kecil. Hal ini menunjukkan bahwa Kota Solok telah berhasil memenuhi indikator kinerja yang baik dalam penyelenggaraan sistem transportasi perkotaan. Penghargaan Wahana Tata Nugraha 2024 ini diberikan oleh Menteri Perhubungan Republik Indonesia dan dianggap sebagai bentuk komitmen untuk mewujudkan tata kelola transportasi yang efektif. Selain itu, penghargaan ini diharapkan bisa mendukung mobilitas masyarakat, meningkatkan keselamatan dalam berkendara, serta mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Ramadhani menekankan bahwa penghargaan ini merupakan hasil dari kerjasama yang solid antara pemerintah daerah dan masyarakat. Kolaborasi yang baik ini dinilai sangat penting untuk mencapai hasil yang optimal dalam pengelolaan transportasi. Pada kesempatan sebelumnya, Gubernur Mahyeldi menyampaikan bahwa peringatan Harhubnas tahun ini seharusnya dimaknai sebagai waktu untuk refleksi atas semua kontribusi dan upaya yang telah dilakukan dalam sektor transportasi bagi bangsa. Beliau menegaskan tema peringatan kali ini, yaitu "Transportasi Maju Nusantara Baru," mengisyaratkan pentingnya kemajuan dan keberlanjutan di bidang transportasi. Gubernur juga mengajak semua pihak yang terlibat dalam sektor transportasi untuk melakukan evaluasi terhadap pencapaian yang telah diraih selama sepuluh tahun terakhir. Dia menekankan perlunya menjaga keberlanjutan prestasi tersebut sekaligus menetapkan target peningkatan di masa depan. Visi Presiden Joko Widodo dalam menciptakan Indonesia yang maju, berdaulat, mandiri, dan berdasarkan gotong royong juga turut menggarisbawahi pentingnya sektor transportasi. Konektivitas yang baik diharap dapat meningkatkan ikatan antarwilayah di seluruh Indonesia, yang pada gilirannya mendukung kemandirian ekonomi bangsa. ANTARA