BORNEONEWS,Pulang Pisau - Berbagai upaya terus dilakukan guna mewujudkan Kabupaten Pulang Pisau bebas dari stunting. Seperti yang dilakukan oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga menggelar Talk show dengan tema Pulang Pisau Basewut menuju bebas stunting, Rabu, 18 September 2024. Nara sumber dalam kegiatan tersebut Dr.dr Tan Shot Yen.
Penjabat Bupati Pulang Pisau Nunu Andriani menyampaikan, Kabupaten Pulang Pisau berhasil meraih peringkat II dari 13 kabupaten 1 kota di Kalimantan Tengah, kinerja terbaik penanganan stunting tahun 2024.
"Hari ini, saya memberikan kesempatan seluas luasnya kepada TP PKK dari tingkat kabupaten sampai tingkat desa, Nakes, ahli gizi dan lainnya, sebagai garda terdepan dalam upaya menurunkan prevalensi stunting di Kabupaten Pulang Pisau belajar dari Nara Sumber demi wujudkan Pulang Pisau Zero Stunting," kata Nunu.
Melalui kegiatan ini diharapkan, dapat meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di daerah, sehingga dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Nunu menambahkan, berbagai upaya telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau dalam penurunan prevalensi stunting, pemberian tambahan asupan gizi kepada ibu hamil Kurang Energi Kronik (KEK).
--page
Kemudian, pemberian tablet tambah darah, pemberian makanan tambahan rutin kepada balita gizi kurang, imunisasi bayi balita , peningkatan kapasitas bidan dalam memberikan pelayanan, peningkatan kapasitas Nakes. (RETHA/Y)









