BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kemiskinan ekstrem di Indonesia mengalami peningkatan 1,12 persen pada tahun 2023. Namun, peningkatan tersebut kemudian mengalami penurunan. Dalam data BPS pada Juli 2024 menunjukkan bahwa tingkat kemiskinan ekstrem pada Maret 2024 turun mencapai 0,83 persen.
Sedangkan tingkat kemiskinan ekstrem di Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), kata dia, terjadi peningkatan mencapai 100 lebih.
"Kalau lihat data itu meningkat, tapi kondisi riil (di lapangan) kita masih meragukan. Makanya dilakukan verifikasi on the spot. Ini kami sedang proses verifikasi ulang data dari dinas yang jumlahnya 100 lebih, padahal data di kami itu sekitar 20an saja," ujarnya, Rabu, 18 September 2024.
Pihaknya saat ini sedang melakukan proses verifikasi dengan mengunjungi keluarga yang sudah terdata kemiskinan ekstrem dan menjadi prioritas utama untuk diusulkan bantuan ke dinas sosial.
"Kemarin baru verifikasi ke RT 5 sama RT 7. Kami, kebetulan juga terbatas SDM, jadi pelan-pelan vervalnya (verifikasi). Pertama yang kami verval keluarga miskin ekstrim yang ada di data kami dulu, baru pelan-pelan ke data kabupaten," kata Lurah Sidorejo.
--page
"Hasil verval ada keluarga yang memang masih miskin, ada yang pindah, ada juga yang meninggal dunia," ucapnya. (NURITA/Y)









