PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau terus berupaya menekan laju inflasi di daerah tersebut, melalui kegiatan operasi pasar murah di 8 kecamatan dengan jumlah sebanyak 3.728 paket.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Pulang Pisau Elieser Jaya menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau melalui Disperindagkop bersama dinas lainnya sesuai dengan tupoksinya terus berupaya menekan inflasi.

"Pasar murah ini dalam rangka menahan laju inflasi yang ada di kabupaten pulang pisau. Seperti kita ketahui ini permasalahan bersifat nasional dan juga sebagai salah satu program nasional yang diwajibkan juga kepada pemerintah daerah untuk juga melaksanakan kegiatan yang seperti ini," kata Elieser, Kamis, 19 September 2024.

Dan ini juga, lanjut Elieser merupakan kewajiban dan tugas pokok dari Pj Bupati Pulang Pisau. Ada tiga tugas pokok yang diamanahkan pemeritah pusat, menekan laju inflasi, stunting dan menekan tingkat kemiskinan ekstrim.

Sementara itu, jumlah paket yang dibagikan setiap kecamatan, Kahayan Kuala 693, Pandih Batu  766, Sebangau Kuala 252, Maliku  960, Kahayan Hilir  373, Jabiren Raya 247, Kahayan Tengah 224, Banama Tingang 213.

Rencana kegiatan pasar murah di 8 kecamatan, Kahayan Kuala sudah dilaksanakan 18 september 2024, Kahayan Hilir 19 september, Kecamatan Jabiren 19 september, Kahayan Tengah dan Banama Tingang 21 September, Pandih Batu dan Maliku 21 September, Sebangau Kuala 24 September. 

Setiap paket berisi beras 10 kg, gula 1 kg, minyak goreng 1 liter. Nilai paket Rp.190.500, namun karena sudah disubsidi pemerintah Rp 140.500 masyarakat menebusnya Rp 50 ribu per paket. (RETHA/H)