BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dua dari sebelas perpustakaan desa (Perpusdes) penerima program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) di Kabupaten Kapuas mendapat kunjungan dari Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpustaka), Suwarno Muriyat.
Kunjungan tersebut berlangsung di Desa Pulau Telo dan Desa Maluen, yang bertujuan untuk memastikan kelancaran pelaksanaan program dan memberikan motivasi kepada pengelola perpustakaan.
Suwarno yang didampingi oleh Kabid P3KM Hj. Noorli, beserta operator dan staf lainnya, menyampaikan bahwa setiap perpustakaan desa penerima program telah menerima 1.000 buku serta rak buku sebagai bagian dari dukungan sarana dan prasarana.
Ia juga berharap agar perpustakaan desa tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi berkembang menjadi pusat inklusi sosial yang memberdayakan masyarakat melalui berbagai kegiatan kreatif, edukatif, dan produktif.
“Kami ingin perpustakaan desa bisa menjadi pusat kegiatan yang mendukung peningkatan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat. Pengelola perpustakaan harus aktif dalam merancang program-program yang bermanfaat, seperti pelatihan keterampilan, pembinaan usaha mikro, dan pengembangan teknologi informasi,” ujarnya, Kamis, 19 September 2024.
Program TPBIS yang telah dijalankan di beberapa desa terbukti mampu mengubah persepsi masyarakat tentang perpustakaan.
Kini, perpustakaan tidak hanya sekadar tempat membaca buku, tetapi juga menjadi wadah untuk mengembangkan potensi individu dan komunitas.
Perpusdes diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan sosial dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk kaum muda, perempuan, kelompok marginal, dan lembaga pendidikan setempat.
Dalam kunjungannya, Suwarno juga mengapresiasi upaya para pengelola perpustakaan desa yang telah menyelenggarakan berbagai kegiatan yang mendukung peningkatan literasi dan pemberdayaan masyarakat.
“Dengan semangat, komitmen, dan kolaborasi dengan berbagai potensi di sekitar, saya yakin perpustakaan desa dapat menjadi pusat aktivitas yang membawa dampak positif bagi masyarakat luas,” tandasnya. (DODI/H)









