**Borneonews - Medan**, Atlet tenis meja asal Lampung, Rafanael Nikola Niman, berhasil meraih medali emas di kategori tunggal putra pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara pada tahun 2024. Rafanael mencapai prestasi tersebut setelah menaklukkan lawannya, Gibran Berliangga dari Jawa Barat, dengan hasil telak 4-0 pada pertandingan final yang menggunakan format *best of seven*.
Dalam laga yang berlangsung, Rafanael menunjukkan performa yang sangat mengesankan. Ia mengalahkan Gibran dengan skor 11-9, 11-3, 11-8, dan 11-8. Dengan permainan yang penuh agresi, ia mengandalkan serangan *smes* keras yang menyulitkan Gibran untuk mengembangkan permainan. Setelah meraih kemenangan, Rafanael muncul ke atas meja untuk merayakan keberhasilannya, meskipun harus menghadapi sanksi berupa kartu merah dari wasit setelah pertandingan berakhir.
Perjalanan Rafanael menuju gelar juara di kategori tunggal putra hampir sempurna. Dari delapan pertandingan yang diikutinya, mulai dari babak penyisihan hingga final, ia hanya kehilangan satu set dari total 25 set yang dimainkan. Kekalahan satu set tersebut terjadi saat menghadapi Rahmat Taufik dari Jawa Barat, namun Rafanael tetap berhasil mengalahkan lawannya dengan skor 3-1 di babak delapan besar.
Emas yang diraihnya ini merupakan medali kedua untuk Rafanael di ajang PON XXI, setelah sebelumnya turut menyumbangkan medali emas bagi tim beregu putra Lampung. Dengan dua medali emas dalam cabang tenis meja, Lampung berhasil menempatkan diri di peringkat kedua klasemen perolehan medali, sementara Jakarta memimpin dengan tiga medali emas, satu perak, dan dua perunggu di cabang yang sama.
ANTARA
Rafanael Nikola Niman Sukses Raih Emas di PON XXI Medan
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Pelatih Minta Persebaya Bermain Agresif saat Hadapi Madura United
Razia Narkoba, 32 Sopir Angkutan Batubara di Barito Timur Jalani Tes Urine
Komentar (0)
Memuat komentar…







