KENDARI –
**Borneonews - Kendari**, Penjabat Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andap Budhi Revianto, telah menggelar pertemuan yang signifikan dengan Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari, Prof. Husain Insawan. Pertemuan ini bertujuan untuk membahas langkah-langkah penting dalam mempercepat proses transformasi IAIN Kendari menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). Andap mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut berlangsung dengan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia, Muhammad Ali Ramdhani, serta Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Abu Rokhmad, di Kantor Sekjen Kemenag RI. Dalam kesempatan itu, Pj Gubernur Sultra menekankan bahwa perubahan status IAIN Kendari menjadi UIN adalah sebuah langkah strategis yang telah lama dinantikan oleh masyarakat setempat. Transformasi ini bukan hanya sekedar memenuhi persyaratan formal yang diperlukan oleh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri, tetapi juga berfungsi sebagai bagian penting dari upaya untuk memperluas akses serta meningkatkan mutu pendidikan tinggi keagamaan Islam di wilayah Sultra. Andap menjelaskan, "Proses ini sangatlah krusial untuk mewujudkan hak konstitusi masyarakat Sulawesi Tenggara dalam bidang pendidikan." Selain itu, Pj Gubernur Andap menekankan harapannya agar proses transformasi ini dapat berjalan dengan cepat dan efisien. Menurutnya, keberadaan UIN Kendari akan memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan akses pendidikan Islam di daerah ini, yang pada akhirnya akan memperkuat jaringan pendidikan dan komunitas keagamaan di Sulawesi Tenggara. Dengan demikian, langkah menuju transformasi IAIN Kendari menjadi UIN sangat diharapkan dapat berlangsung tanpa kendala, demi mewujudkan cita-cita pendidikan yang lebih baik bagi masyarakat setempat. ANTARA