**Borneonews - Maros, Sulawesi Selatan**, Rektor Universitas Hasanuddin, Jamaluddin Jompa, bersama dengan Menteri Pembangunan Inggris, Anneliese Dodds, mengadakan kunjungan penting ke situs rumah Alfred Wallace, yang terletak di Kabupaten Maros, pada hari Kamis. Kegiatan ini dihadiri pula oleh Bupati Maros, H.A.S. Chaidir Syam, serta sejumlah perangkat daerah Kabupaten Maros.
Dalam sambutannya, Rektor Jompa mengemukakan bahwa situs yang berkaitan dengan Alfred Wallace ini merupakan tempat dengan nilai historis dan ekologis yang tinggi. Ia menjelaskan bahwa ada banyak pembelajaran berharga yang dapat diambil dari ekspedisi ilmiah yang dilakukan oleh Wallace, yang pada gilirannya menjadi fondasi bagi karya-karya pentingnya tentang *natural selection* atau seleksi alam.
Jamaluddin Jompa juga menekankan pentingnya jejak Wallace di Maros sebagai pemicu semangat untuk mendorong kolaborasi antara Universitas Hasanuddin dan lembaga akademik maupun pemerintah Inggris. Hal ini diharapkan dapat mengembangkan riset mengenai keberlanjutan lingkungan. Menurutnya, situs ini juga mencerminkan bagaimana keanekaragaman hayati di Indonesia patut mendapat perhatian dunia.
"Tempat ini bukan hanya bagian dari sejarah yang telah berlalu, tetapi juga simbol penting yang dapat mendukung pendidikan dan penelitian di masa yang akan datang. Kami berharap kunjungan ini dapat menginspirasi lebih banyak penelitian mendalam mengenai keanekaragaman hayati di Sulawesi dan wilayah sekitarnya," jelas Jamaluddin Jompa.
Menteri Dodds, pada kesempatan yang sama, menyampaikan rasa terima kasihnya atas sambutan hangat yang diterimanya dari pemerintah Kabupaten Maros dan Universitas Hasanuddin. Ia merasa terkesan dengan kekayaan alam serta latar belakang ilmiah yang dimiliki oleh Maros. Dodds menegaskan bahwa kerja sama untuk konservasi alam dan pembangunan berkelanjutan sangatlah penting untuk masa depan.
"Saya sangat terkesan dengan potensi besar yang terdapat di Maros untuk mendukung riset di bidang keanekaragaman hayati. Kontribusi Alfred Wallace telah memberikan dunia wawasan yang tak ternilai mengenai evolusi," tutur Dodds.
Sebagai bagian dari kunjungannya, Rektor Jompa beserta Anneliese Dodds dan Bupati Maros serta jajaran perangkat daerah lainnya sebelumnya mengunjungi Leang Bulu Buttae, salah satu kawasan gua karst yang signifikan di Maros. Dalam kegiatan tersebut, mereka menyaksikan langsung para peneliti dan arkeolog yang tengah melakukan pengumpulan sampel tanah dan batu untuk keperluan penelitian lebih lanjut.
ANTARA
Kunjungan Menteri Pembangunan Inggris ke Situs Alfred Wallace di Maros
Bagikan:

MAKASSAR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Puncak BIK 2026 di Kobar, Pemkab Dorong Akses Keuangan Menjangkau UMKM hingga Desa
Gubernur Kalteng Ajak Tokoh Agama Perkuat Pesan Perdamaian
Korban Karhutla Bromo Kembali Meninggal Dunia di RSUD Dr Soetomo
Kemendikdasmen Beri Fleksibilitas Susulan TKA untuk Wilayah Karhutla
James T. Collins: Hilangnya Bahasa Daerah Ancam Identitas Etnis Dayak Tola'
Komentar (0)
Memuat komentar…







