BOGOR –
**Borneonews - Depok**, Tiga mahasiswa dari Program Studi Administrasi Perpajakan di Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI) telah berhasil meraih posisi ketiga dalam Kompetisi Debat Pajak Nasional (KDPN) 2024. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Politeknik Keuangan Negara (PKN) yang berada di bawah Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). Muhammad Reza Nursabaryansyah, salah satu anggota tim tersebut, menyampaikan bahwa mereka telah melakukan persiapan yang matang dan berlatih keterampilan debat secara intensif, yang memungkinkan mereka mencapai babak final. Ketiga mahasiswa yang tergabung dalam tim, yang dikenal dengan nama Biji Ketapang, adalah Muhammad Reza Nursabaryansyah, Romario Hadamean Azka Harahap, dan Joshua Steven Bathry Hutagalung. Dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, mereka berhasil mengalahkan 118 tim lainnya yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Di babak penyisihan, tim ini berhasil meraih penilaian tertinggi. Sementara itu, dalam babak final, mereka menghadapi dua mosi debat, yaitu "Dewan ini akan: Menerapkan PPN dengan Tarif 12 persen per 1 Januari 2025" dan "Dewan ini Percaya bahwa: Pilar 2 *OECD Model* merupakan Skema Terbaik Pemajakan Perusahaan Multinasional." Pada kedua sesi tersebut, mereka tampil dengan posisi pro terhadap mosi yang diajukan. Selama adu argumen di babak final, Reza dan rekan-rekan mereka harus menerima penilaian dari dewan juri yang terdiri dari perwakilan Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Meskipun kompetisi berlangsung dengan cukup ketat, mereka berhasil meraih posisi ketiga yang sangat membanggakan. Deni Danial Kesa Ph.D., yang menjabat sebagai Wakil Direktur Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Kemahasiswaan di Program Pendidikan Vokasi UI, memberikan apresiasi terhadap prestasi yang diraih oleh mahasiswa Vokasi UI tersebut. Ia menegaskan bahwa pencapaian ini mencerminkan komitmen dan dedikasi mahasiswa dalam bidang perpajakan yang sangat tinggi. Deni juga menambahkan bahwa partisipasi Reza dan tim dalam kompetisi ini mencerminkan kemampuan dan semangat kompetitif yang positif. Menurutnya, kurikulum yang diterapkan di Vokasi UI dirancang untuk mendukung mahasiswa dalam memperoleh pemahaman yang mendalam di masing-masing bidang studi. Selain itu, dengan menghadirkan praktisi dari industri untuk berbagi pengalaman, Vokasi UI bertekad untuk menghasilkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja. ANTARA