PADANG –
**Borneonews - Padang**, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, memberikan penghargaan kepada PT PLN Persero atas perhatiannya dalam mendukung perkembangan sektor pendidikan di wilayahnya. Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah kesediaan perusahaan milik negara ini untuk meminjamkan aset mereka agar dapat dimanfaatkan sebagai gedung sekolah. Mahyeldi mengungkapkan, "PLN melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (*TJSL*) telah memberikan kontribusi yang berarti bagi sektor pendidikan di Sumatera Barat. PLN juga bersedia untuk meminjamkan aset yang akan digunakan sebagai gedung sekolah SMAN Agam Cendekia," ucapnya di Padang, pada hari Kamis. Pernyataan tersebut disampaikan setelah berlangsungnya penandatanganan kerja sama mengenai pinjam pakai aset antara pihaknya dengan PT PLN (Persero). Dalam kerja sama ini, tanah dan bangunan bekas gedung Unit Diklat PT PLN di Maninjau, Kabupaten Agam, akan digunakan sebagai gedung untuk SMAN Agam Cendekia. Ia menambahkan bahwa izin peminjaman aset ini telah diberikan sejak tahun 2004 dan diperbarui setiap tahunnya. Hingga saat ini, peminjaman aset tersebut telah berlangsung selama 20 tahun. Menurut Mahyeldi, SMAN Agam Cendekia mengalami kendala dalam hal pembiayaan pembangunan sekolah, hal ini disebabkan karena status tanahnya bukan milik pemerintah daerah. Akibatnya, sekolah tersebut tidak dapat memperoleh bantuan dari pemerintah. "Untuk kepentingan pembiayaan pembangunan, pihak sekolah memang harus mandiri," jelasnya. Di sisi lain, PT PLN (Persero) tidak memungut biaya sewa untuk pinjam pakai aset ini. Mereka hanya meminta agar Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengalokasikan dan mengonversi biaya sewa tersebut untuk pemeliharaan bangunan. Langkah ini penting untuk memastikan bangunan tetap dalam kondisi baik dan terawat. "Kesepakatan pinjam pakai ini tidak memerlukan biaya sewa dalam bentuk uang tunai. Semuanya akan dikonversikan untuk perawatan bangunan yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun. Hal ini sangat membantu," tambahnya. Gubernur juga berharap di masa depan, gedung tersebut dapat dihibahkan oleh PT PLN (Persero) kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, mengingat pemanfaatan gedung tersebut sangat mendukung upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Sementara itu, General Manager Pusat Pendidikan dan Pelatihan (*Pusdiklat*) PT PLN, Endah Cahyaningrum, menyatakan bahwa perusahaan merasa terhormat dapat berkontribusi dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah demi kemajuan sektor pendidikan di Indonesia. "Kemajuan sektor pendidikan adalah salah satu komitmen PT PLN (Persero) dalam mewujudkan *Sustainable Development Goals* ke-4 yaitu pendidikan yang berkualitas," tutupnya. ANTARA