BANGKA BELITUNG –
**Borneonews - Belitung**, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Tanjungpandan berkolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, untuk memperkuat pembinaan terhadap warga binaan permasyarakatan yang terkait dengan kasus narkotika di wilayah tersebut. Kepala Bapas Tanjungpandan, Rivan Azwandi, menyatakan bahwa koordinasi antara lembaganya dan BNNK sangat penting. "Kami bersinergi untuk menegakkan hukum di Pulau Belitung," ujarnya saat melakukan kunjungan ke kantor BNNK Belitung di Tanjungpandan baru-baru ini. Ia juga menambahkan bahwa meskipun Operasional Bapas Tanjungpandan sudah dimulai, fasilitas yang ada saat ini masih terbatas. Hal ini disebabkan oleh statusnya sebagai satuan kerja baru yang sedang berkembang di Pulau Belitung. Menurut Rivan, mayoritas warga binaan di Bapas Tanjungpandan adalah pelaku tindak pidana narkotika, sedangkan sisanya merupakan pelanggar tindak pidana umum. Pembimbing Kemasyarakatan dari Bapas Tanjungpandan, Bastian, mengungkapkan bahwa situasi penyalahgunaan narkotika saat ini sangat memprihatinkan. "Banyak individu yang awalnya tidak terlibat dengan narkotika bisa saja terjerumus sebagai pengguna atau bahkan pengedar saat mereka terpapar dengan lingkungan sosial yang tidak mendukung," paparnya. Bastian menekankan pentingnya menjalin kerja sama dengan BNNK untuk program pembimbingan. Tujuannya adalah untuk mendidik klien Bapas Tanjungpandan mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika, sehingga mereka dapat menghindarinya di masa depan. Sementara itu, Kepala BNNK Belitung, Kompol Agus Handoko, menyatakan kesiapan lembaganya untuk bekerja sama dalam berbagai upaya pencegahan dan penindakan terkait penyalahgunaan narkotika di Pulau Belitung. Agus menyatakan bahwa klien Bapas Tanjungpandan adalah warga yang patut dilindungi dari bahaya narkotika. "Kami berharap kerja sama ini dapat terjalin dengan baik, karena kita memiliki visi yang sama dalam membantu pemulihan hidup dan kehidupan klien pemasyarakatan. Harapannya, mereka dapat berintegrasi dengan baik dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat," tutur Agus. ANTARA