**Borneonews - Boyolali**, Tol Kartasura-Klaten yang memiliki panjang 22,3 kilometer resmi beroperasi setelah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Boyolali, Jawa Tengah, pada hari Kamis. Pembukaan tol tersebut menandai langkah penting dalam pengembangan infrastruktur transportasi di wilayah ini.
Dalam pernyataannya setelah peresmian, Presiden Jokowi menyatakan bahwa jalan tol tersebut akan segera dibuka untuk umum pada malam hari itu juga. Langsung malam ini dibuka, ungkapnya. Hal ini memberikan angin segar bagi para pengendara yang menantikan aksesibilitas yang lebih baik di daerah tersebut.
Sebagai informasi, untuk saat ini, pengemudi yang melewati ruas tol ini tidak akan dikenakan tarif. "Masih gratis," tambah Jokowi, merujuk pada kebijakan sementara yang akan berlaku setelah pembukaan.
Rudy Hardiansyah, Direktur Utama PT Jasa Marga Jogja Solo (JMJ), mengonfirmasi bahwa pengoperasian tol seksi pertama ini akan mulai berlaku pada tengah malam nanti, tepatnya pukul 00.00 WIB. Dengan dibukanya Tol Kartasura-Klaten, kendaraan yang berangkat dari Jalan Tol Trans Jawa dan memasuki Tol Solo-Yogyakarta tidak perlu lagi melakukan transaksi di Gerbang Tol Colomadu. Kini, pengendara bisa melakukan transaksi di Gerbang Tol keluar Solo-Klaten.
Meski demikian, Rudy menegaskan bahwa perhitungan tarif tol tetap akan dihitung hingga Gerbang Tol Colomadu. Untuk waktu dekat, ruas Kartasura-Klaten akan digratiskan lebih lanjut sembari menunggu pengeluaran surat keputusan (SK) dari pihak berwenang terkait operasional tol tersebut.
Tarif tol baru akan ditetapkan setelah SK operasional keluar, jelasnya. Dia juga menambahkan bahwa berdasarkan pengalaman pada pembukaan sebelumnya, biasanya SK operasional baru keluar dalam rentang waktu 1-2 minggu setelah pembukaan dilakukan. Saat ini, mereka masih dalam proses administrasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).
ANTARA
Tol Kartasura-Klaten Resmi Beroperasi, Pengendara Nikmati Tarif Gratis
Bagikan:

SEMARANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Gubernur Kalteng Ajak Tokoh Agama Perkuat Pesan Perdamaian
Korban Karhutla Bromo Kembali Meninggal Dunia di RSUD Dr Soetomo
Kemendikdasmen Beri Fleksibilitas Susulan TKA untuk Wilayah Karhutla
James T. Collins: Hilangnya Bahasa Daerah Ancam Identitas Etnis Dayak Tola'
Bupati Gumas Dukung Polri Berantas Sarang Narkoba secara Berkelanjutan
Pemkab Kobar Dorong Akses Keuangan Merata, UMKM hingga Masyarakat Desa Jadi Sasaran
Komentar (0)
Memuat komentar…







