**Borneonews - Makassar**, Tim anggar dari Sulawesi Selatan berhasil meraih medali perunggu di kategori *degen* beregu pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang diselenggarakan di Aceh dan Sumatera Utara. Keberhasilan ini diraih setelah tim Sulsel mengalami kekalahan dari kontingen Riau dengan skor 45-36, yang mengakibatkan mereka tidak melanjutkan langkah ke final melawan tuan rumah Aceh.
Kapten tim anggar Sulawesi Selatan, Rezky Al Mufarid, dalam pernyataannya yang diterima di Makassar mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian yang diraih tersebut. "Alhamdulillah, saya sangat bangga dapat mempersembahkan medali untuk Sulawesi Selatan, sesuai dengan harapan saya," ujarnya.
Meski demikian, Rezky mengungkapkan rasa kurang puas dengan hasil yang didapat karena timnya mengincar posisi yang lebih baik, terutama medali emas, melebihi pencapaian mereka di Pra PON. Ia mengakui dan tetap bersyukur atas medali perunggu yang berhasil dipertahankan bersama rekan-rekannya. "Sebenarnya, kami tidak terlalu puas, karena kami ingin memberikan medali yang lebih baik dibandingkan waktu Pra PON. Namun, kami bersyukur masih bisa meraih medali perunggu," tambahnya.
Pada kesempatan lain, Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, hadir sejak pembukaan PON XXI untuk memberikan dukungan dan motivasi kepada para atlet. Ia berharap para atlet dapat memberikan penampilan terbaik dan fokus menghadapi setiap pertandingan yang dihadapi. Selain itu, Prof. Zudan juga menjanjikan akan memberikan bonus serta beasiswa pendidikan untuk program S1, S2, dan S3 bagi atlet yang berhasil meraih medali pada PON Aceh - Sumut 2024.
ANTARA
Tim Anggar Sulsel Raih Perunggu di PON XXI Aceh-Sumut 2024
Bagikan:

MAKASSAR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Seorang Pria Meninggal Dunia Saat Salat Jum'at di Masjid Al Hidayah Banjarmasin
Bayi Laki-Laki Ditemukan di Pelataran Musala di Kotabaru
Warga Kasongan Dihebohkan Penemuan Mayat Membusuk di Parit Jalan DI Panjaitan
Topan Champi Ancam Taiwan, Sekolah dan Perkantoran Ditutup di 20 Wilayah
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
Komentar (0)
Memuat komentar…







