**Borneonews - Kota Bogor**, Pemerintah Kota Bogor, yang terletak di Jawa Barat, sedang melakukan penyelidikan terkait dugaan keterlibatan oknum dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dalam praktik pungutan liar di pasar tumpah yang berada di Jalan Merdeka, Kelurahan Ciwaringin.
Penjabat Wali Kota Bogor, Hery Antasari, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya juga berupaya memberantas keberadaan preman yang melakukan pungli terhadap para pedagang, yang menjadi penyebab utama relokasi pasar terhambat. Hery menyatakan bahwa proses pengecekan dan pendalaman mengenai keterlibatan oknum dari DLH sedang dilakukan, namun penanganan preman dianggap lebih mendesak untuk segera dituntaskan.
Kepala DLH Kota Bogor, Denni Wismanto, menjelaskan bahwa instansinya tengah berupaya menelusuri identitas oknum yang diduga terlibat dalam praktik tersebut. Ia menekankan pentingnya memahami mekanisme pungli yang diterapkan, termasuk alasan yang sering kali digunakan oleh oknum untuk melakukan pungutan liar. Denni menjelaskan bahwa selama ini, dalih kebersihan pasar sering dimanfaatkan untuk melakukan tindakan yang tidak sah ini.
"Apakah ini berupa tip, permintaan, atau paksaan, kami belum memiliki informasi pasti. Namun, informasi awal menunjukkan bahwa pedagang tidak diminta secara langsung, tetapi yang terjadi adalah mereka memberikan uang secara sukarela," ujarnya.
Meskipun demikian, Denni menegaskan bahwa jika ditemukan pelanggaran, DLH akan mengambil langkah tegas sesuai dengan aturan dan prosedur yang berlaku. "Jika oknum terbukti adalah petugas, kami akan memberikan teguran. Jika pelanggarannya berat, bisa saja sampai pada pemecatan. Jika yang terlibat adalah Aparatur Sipil Negara (ASN), kami akan melanjutkan laporan ke inspektorat. Semua langkah-langkah ini mengikuti mekanisme yang ditetapkan," tambahnya.
Sebelumnya, Polresta Bogor Kota dari Polda Jawa Barat telah mengamankan lima orang yang diduga terlibat dalam pungutan liar di pasar tumpah Jalan Merdeka, Kelurahan Ciwaringin. Dari hasil penyelidikan, ditemukan bahwa uang yang dikumpulkan dari para pedagang tersebut dibagi-bagikan kepada DLH Kota Bogor dengan alasan untuk mendukung kebersihan pasar.
ANTARA
Pemerintah Kota Bogor Selidiki Dugaan Pungli di Pasar Tumpah
Bagikan:

BOGOR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kemenpar-BPOLBF Gandeng Agen Wisata Tiongkok Perluas Pasar Labuan Bajo
Mendagri Prancis: Ribuan Orang Ditahan saat Demonstrasi Lanjutan
Dua Tunggal Putri Indonesia Gagal ke Final Indonesia Masters
Menperin Yakin Produk UMKM Ramah Lingkungan RI Tembus Pasar Global
Yusril: Kebijakan Publik Harus Berorientasi Kepentingan Masyarakat
Raharjati Nursamsa Raih Perak World Climbing Series di Chile
Komentar (0)
Memuat komentar…







