BANDA ACEH –
**Borneonews - Banda Aceh**, Tuan rumah Aceh berhasil meraih dua medali emas dalam cabang olahraga *Shorinji Kempo* pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatera Utara 2024. Kedua medali emas tersebut diperoleh dari kategori randori perorangan, yang berlangsung di GOR KONI Aceh pada hari Kamis. Pelatih kempo Aceh, Edi Saputra, mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian ini. "Iya kita mendapatkan dua medali emas dari randori putra dan putri," ucapnya dalam konferensi pers yang diadakan di Banda Aceh pada Kamis malam. Medali emas tersebut diraih oleh Muhammad Zamzami di kelas randori putra 50-55 kg dan Syifa Ataia pada kategori randori putri 60-65 kg. Selain dua medali emas, Aceh juga berhasil mengantongi dua medali perunggu. Medali perunggu pertama diraih oleh Faisal Hakim dalam kelas 55-60 kg putra, sementara Rida Febiola membawa pulang perunggu dari nomor 65 kg ke atas putri. Namun, dalam kategori kesenian, baik embu beregu maupun berpasangan, Aceh tidak berhasil melaju ke babak final. Hal ini disebabkan oleh kurangnya persiapan pada kelas seni. Edi Saputra menjelaskan, "Kita mengikuti 18 nomor, rata-rata hanya mampu di putaran kedua. Hanya medali dari randori perorangan yang bisa kita capai." Walaupun demikian, hasil yang diraih kali ini menunjukkan peningkatan dibandingkan dengan perolehan medali pada PON Papua 2021. Pada PON sebelumnya, Aceh hanya meraih satu medali emas dan satu perak. "Target kita memang tiga emas. Namun, kita kecolongan di putaran kedua. Jika dibandingkan dengan Papua, di mana kita mendapatkan satu medali emas dan satu perunggu, berarti kali ini ada peningkatan," tutup Edi Saputra. ANTARA