**Borneonews - Garut**, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengkonfirmasi bahwa gempa bumi yang terjadi di Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, bukan disebabkan oleh Sesar Garsela yang sebelumnya telah dikenal. Sebaliknya, penelitian menunjukkan bahwa ada sesar baru yang kini sedang dalam tahap kajian lebih lanjut.
Kepala BNPB, Suharyanto, menyatakan, "Ini bukan Sesar Garsela, jadi para ahli saat ini akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut." Pernyataan tersebut disampaikan saat ia menyiapkan kunjungan ke daerah yang terdampak gempa pada hari Kamis lalu.
Suharyanto menjelaskan bahwa lokasi gempa yang menggerakkan wilayah Kabupaten Bandung dan Garut, tidak terkait dengan aktivitas Sesar Garsela. Berdasarkan analisis yang ada, gempa kali ini diidentifikasi sebagai akibat dari sesar yang baru ditemukan, mirip dengan kejadian gempa yang melanda Kabupaten Cianjur sebelumnya, yang juga bersumber dari sesar baru.
Ia menambahkan, "Gempa ini berasal dari sesar baru, yang berbeda dari yang sudah diketahui." Menurutnya, hasil penelitian di lapangan terkait sesar baru di Kecamatan Pasirwangi dapat berpotensi untuk dinamai sebagai Sesar Pasirwangi.
Lebih lanjut, Suharyanto mengungkap bahwa temuan sesar baru di Cianjur sebelumnya dinamai Sesar Cugenang, karena dampak paling parah terjadi di daerah tersebut. Dia juga menegaskan, "Seperti halnya Cianjur, yang merupakan sesar baru, mungkin saja ini akan dinamakan Sesar Pasirwangi."
BNPB mencatat bahwa di seluruh Indonesia terdapat sekitar 272 sesar aktif, termasuk yang terletak di Kabupaten Garut. Mengingat potensi terjadinya gempa bumi di wilayah ini, Suharyanto menekankan pentingnya peningkatan kewaspadaan dari semua pihak, dengan menyatakan bahwa kejadian bencana ini sulit diprediksi waktu terjadinya.
"Walaupun belum pernah terjadi sebelumnya, tetap harus berhati-hati. Seringkali, bukan gempa itu sendiri yang menjadi penyebab fatalitas, tetapi bangunan yang roboh dan menimpa orang. Oleh karena itu, apabila terjadi gempa, segera carilah tempat terbuka," ujarnya menekankan pentingnya kesigapan dalam menghadapi bencana.
ANTARA
Gempa Pasirwangi Garut Dipicu Sesar Baru, BNPB Ungkap Data Terbaru
Bagikan:

BANDUNG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Jadwal Super League: Persib Hadapi Garudayaksa, Derbi Suramadu Warnai Pekan Ketujuh
Komentar (0)
Memuat komentar…







