MEDAN –
**Borneonews - Medan**, Kepolisian Resor (Polres) Pelabuhan Belawan berhasil menangkap sepuluh remaja yang tergabung dalam geng motor, yang diduga terlibat dalam aksi tawuran. Penangkapan tersebut dilakukan di area parkir Sekolah Perkumpulan Amal Bakti (PAB) yang terletak di Desa Helvetia, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Sepuluh orang yang ditangkap adalah anggota geng motor yang dikenal dengan nama Spartan, dan ditangkap pada hari Rabu, 18 September 2024. Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Riffi Noor Faisal, mengungkapkan bahwa penangkapan ini berdasarkan informasi terkait keterlibatan mereka dalam tawuran serta serangan terhadap pengunjung di parkiran sekolah tersebut. Para pelaku yang ditangkap terdiri dari FA (15), TCP (17), HL (15), A (19), GBU (17), MS (15), MS (16), MA (16), K (17), dan MDT (17). Umumnya, mereka masih berstatus sebagai pelajar di daerah tersebut. Menariknya, di antara mereka, hanya tiga orang, yakni FA, TCP, dan HL, yang mengakui keterlibatan mereka dalam penyerangan dan tawuran di lokasi tersebut, sementara tujuh orang lainnya menyangkal partisipasi mereka. Kejadian itu dilaporkan terjadi pada Jumat, 13 September 2024, di mana masyarakat melaporkan adanya kelompok geng motor yang menyerang pelajar dan warga di area parkir Sekolah PAB. Menanggapi laporan tersebut, personel dari Polsek Medan Labuhan, Satuan Reserse Kriminal, dan Satuan Intelkam dikerahkan ke lokasi kejadian. Saat tim kepolisian sampai di tempat kejadian, tawuran tersebut sudah berakhir, berkat intervensi warga setempat yang berhasil membubarkan para pelaku. Namun, berdasarkan hasil penyelidikan lanjutan dan analisis rekaman video yang beredar di media sosial, pihak kepolisian mengidentifikasi bahwa pelaku penyerangan adalah geng Spartan. Setelah memperoleh informasi tersebut, tim dari Satuan Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Belawan segera melaksanakan pengejaran dan berhasil menangkap sepuluh orang yang dianggap terlibat dalam tindak kejahatan tersebut. Saat ini, para pelaku sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk menetapkan peran masing-masing dalam aksi tawuran yang terjadi. AKP Riffi menegaskan komitmen pihaknya untuk mengambil tindakan tegas terhadap segala bentuk kejahatan di jalanan, termasuk tawuran dan aktivitas geng motor. Dia mengungkapkan bahwa menjaga ketertiban serta keamanan dalam wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan adalah prioritas utama, dan semua bentuk tindakan kriminal akan mendapat respon serius. ANTARA