JAKARTA –
**Borneonews - Medan**, Ganda putra yang mewakili Jawa Barat (Jabar), Galuh Dwi Putra dan Muhammad Gibran Arfiansyah, menghadapi tantangan besar saat berhasil meraih medali emas dalam cabang bulu tangkis pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara. Kemenangan ini diraih setelah mereka mengalahkan pasangan dari Jawa Timur, Gilang Krisandi Toyo Pramana dan Kleopas Binar Putra Prakoso, dengan skor 21-19 dan 21-13 dalam pertandingan final yang diadakan di GOR PBSI Sumut, Deli Serdang. Dengan perolehan medali emas ini, Jabar menambah koleksi emas keduanya dalam PON tahun ini, setelah sebelumnya menjadi juara umum di PON Papua 2021. Emas pertama Jabar pada edisi kali ini diraih melalui pasangan ganda campuran, Muhammad Rafi Alayman Jafar dan Farica Abela. Setelah final, Gibran, yang berusia 21 tahun, menyatakan bahwa momen ini sangat berarti bagi mereka. “Pastinya tertantang banget. Ini PON pertama dan terakhir. Tidak ada kesempatan lagi, jadi mau tidak mau ini adalah yang terakhir,” ujarnya saat ditemui oleh awak media. Ia juga menegaskan bahwa motivasinya untuk meraih medali emas sangat tinggi, terutama karena persiapan yang dilakukan telah berlangsung cukup lama, yakni sejak awal tahun. “Dilatih dari Januari sampai September awal. Jadi akan sangat sia-sia jika tidak bisa membawa pulang emas,” lanjut Gibran menambahkan. Sementara itu, dalam nomor yang sama, Jabar juga berhasil meraih medali perunggu melalui pasangan Hendrawan dan Muhammad Al Fauzan Hamba. Gibran menekankan pentingnya bersyukur atas pencapaian ini, mengatakan, “Ya memang mungkin hari ini rezekinya. Kita banyak bersyukur.” Setelah mencapai sukses sebagai juara umum bulu tangkis di PON Papua 2021, Jabar kini menempati posisi kedua dalam klasemen akhir di PON Aceh-Sumut 2024 dengan total dua medali emas, satu perak, dan tiga perunggu. Di sisi lain, Jawa Tengah menonjol sebagai juara umum pada edisi kali ini dengan mengumpulkan lima medali emas, tiga perak, dan dua perunggu. ANTARA