MAKASSAR –
**Borneonews - Mamuju**, Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) telah menyiapkan petugas medis guna memastikan kesehatan para petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) selama pelaksanaan Pilkada 2024. Kepala Dinkes Sulbar, drg Asran Masdy, menjelaskan bahwa lembaga kesehatan ini akan menyediakan fasilitas pelayanan kesehatan serta tenaga medis yang semua bertujuan untuk menjaga kesehatan KPPS. Menurutnya, semua langkah ini merupakan bagian penting dari tugas Satuan Tugas Kesehatan yang dibentuk oleh pemerintah provinsi dalam rangka Pilkada. Lebih lanjut, drg Asran menekankan bahwa Dinkes Sulbar tidak akan bekerja sendiri. Mereka berencana untuk bersinergi dengan Dinas Kesehatan yang ada di seluruh kabupaten di Sulbar, termasuk berbagai rumah sakit yang beroperasi di provinsi tersebut. Kerjasama ini diharapkan dapat memaksimalkan upaya menjaga kesehatan petugas KPPS. Dia juga menekankan pentingnya kolaborasi di antara seluruh fasilitas pelayanan kesehatan dan para petugas medis untuk menjaga kesejahteraan petugas KPPS. Hal ini dianggap vital untuk memastikan pelaksanaan Pilkada Sulbar berlangsung dengan aman dan lancar. Sebagai informasi tambahan, pelayanan kesehatan kepada petugas KPPS ini sesuai dengan edaran resmi dari Menteri Kesehatan Nomor: HK.02.01/MENKES/133/2024. Edaran tersebut menekankan perlunya kesiapsiagaan dari semua sektor kesehatan dalam menjaga keselamatan serta kesehatan petugas KPPS selama kegiatan pemilihan berlangsung. Dalam konteks Pilkada di Sulbar, akan ada sekitar 20.475 anggota KPPS yang direkrut. Para petugas ini akan bertugas dalam menyelenggarakan pemilihan pada tanggal 27 November 2024, yang akan dilaksanakan di 2.925 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di enam kabupaten di Sulbar. ANTARA